banner lebaran

Revisi Perda Diharap Tingkatkan Eksistensi Perusda Balikpapan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

200

BALIKPAPAN — DPRD Balikpapan menilai, Perusahaan Daerah (Perusda) tersebut kurang berkembang dikarenakan ruang gerak yang dibatasi oleh Peraturan Daerah (Perda).

Ketua DPRD Balikpapan, Abdulloh mengatakan dengan revisi perda Perusda yang tengah dilakukan legislatif bersama eksekutif diharapkan perusahaan daerah mampu bersaing dengan perusahaan lainnya dan lebih besar berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Selama ini keberadaannya seperti mati suri. Hidup pun tak mau, mati pun enggan. Itulah kondisi Perusda Balikpapan saat ini,” katanya, Kamis (29/3/2018).

Dijelaskan, pembatasan ruang gerak di antaranya tidak boleh mengangkat site manajer dan lain sebagainya.

“Untuk itulah kita atur kembali agar eksistensinya sama dengan perusahaan-perusahaan yang bukan perusahaan daerah,” paparnya dengan mencontohkan yang terjadi pada Perusda.

Karena itu, melalui revisi diharapkan dapat menggali potensi PAD yang ada di kota minyak tersebut.

“Akan kami kembangkan lebih luas lagi agar Perusda ini bisa melebarkan sayapnya sehingga bisa menggali potensi PAD yang sebanyak-banyaknya,” imbuhnya.

Sementara itu, proses revisi perda Perusda sudah memasuki tahap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Balikpapan. Selanjutnya akan diagendakan penjelasan Wali kota atas jawaban dari pandangan fraksi DPRD Balikpapan sebelumnya.

“Ditargetkan revisi perda Perusda dapat terealisasi tahun ini sehingga optimalisasi Perusda dalam segera berjalan. Akan tetapi pembahasannya pun harus komprehensif dan tidak terburu-buru agar hasil dari revisi perda Perusda dapat maksimal,” tambahnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.