Rp11 Triliun Bakal Wujudkan Mentawai jadi Sebuah Kota Baru

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

311

PADANG — Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat akan menjadi sebuah kota baru yang mampu memukau para wisatawan yang datang ke daerah itu.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan untuk mengembangkan KEK itu, sudah ada investor yang menyampaikan rencana besarnya untuk membangun Mentawai.

Bahkan, untuk mengembangkan KEK Mentawai itu, nilai investasi yang dibutuhkan untuk itu sebanyak Rp11 triliun yang dikerjakan oleh pihak swasta langsung.

“Rp11 triliun itu digunakan untuk membangun berbagai infrastruktur untuk menunjang membangun KEK,” katanya, saaf yang ditemui usai membuka acara Cap Go Meh 2018 di Padang, Jumat (2/3/2018) sore tadi.

Ia menjelaskan infrastruktur yang akan dibangun dengan nilai Rp11 triliun itu, yakni bandar udara internasional di atas lahan 300 haktare, perumahan perhotelan cotage restoran, fasilitas umum tempat rekreasi, tempat surfing, jalan, jembatan, pemeliharaan/penataan danau, pelatihan Sumber Daya Manusia untuk masyarakat di Mentawai, dan menyediakan listrik.

Menurutnya pembangunan yang nantinya membutuhkan dana besar diperkirakan untuk pembangunan perumahan. Sebab kawasan perumahan akan dibangun layaknya seperti sebuah kota baru di Mentawai, yang tujuan untuk fasilitas wisatawan yang datang.

Sehingga nantinya Siberut menjadi sentralnya KEK, Tua Pejat menjadi pusatnya pemerintah dan ekonomi, dan Selatan Sikapap menjadi kawasan Perikanan Terpadu.

“Saya telah meminta kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk menyiapkan tenaga kerja yang handal. Karena sangat diutamakan pekerjaannya dari warga Mentawai,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai tengah mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang merupakan pendudukan asli.

Bentuk keseriusan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai telah menyiapkan sebanyak 600 orang SDM, melalui memberikan pendidikan yang disekolahkan tidak hanya di Padang, tapi sampai hingga ke provinsi luar dari Sumatera Barat.

“Dari perkiraan kita akan menyerap tenaga kerja sebanyak 150 ribu orang,” tegasnya.

Ia mengaku sangat berbangga dengan adanya keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap Kabupaten Kepulauan Mentawai yang kini masih merupakan salah satu daerah tertinggal di Sumatera Barat, selain dari Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Pasaman Barat.

Baca Juga
Lihat juga...