Sah, Tommy Soeharto Jadi Ketua Umum Partai Berkarya

Editor: Irvan Syafari

821

SOLO — Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Berkarya, Minggu malam (11/3), resmi mengukuhkan Hutomo Mandala Putra atau yang akrab disapa Tommy Soeharto sebagai Ketua Umum periode 2017-2022.

Pengukuhan yang dilakukan di akhir sesi Rapimnas juga mengukuhkan kepengurusan untuk Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di tingkat provinsi di Indonesia. Dalam sambutannya, putra bungsu Presiden ke-2 RI ini meminta untuk seluruh kepengurusan DPW yang terbentuk untuk kerja cepat melengkapi kepengurusan di wilayah. Termasuk juga membentuk kepengurusan di tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

“Untuk merealisasikan target yang kita tetapkan, maka pengurus di wilayah maupun daerah harus kerja cepat. Termasuk seleksi calon yang potensial untuk bisa maju dalam pemilihan legislatif,” papar Tommy dalam sambutannya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, target perolehan 80 kursi DPR RI dan 3 kursi di kabupaten/kota menjadi tantangan untuk Partai Berkarya sebagai partai pendatang. Dengan tekad yang kuat, target menjadi partai tiga besar di Senayan itu bukan hal yang tidak mungkin. “Ini mandat yang harus benar-benar kita upayakan,” jelasnya.

Diakui Ketum yang baru saja dikukuhkan ini, dalam kepengurusan di tingkat daerah/kota masih ada 67 DPD yang belum terbentuk. Kondisi ini juga menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang harus secepatnya diselesaikan oleh kepengurusan tingkat DPW.

Sambutan Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto seusai dikukuhkan menjadi Ketua Umum Partai Berkarya periode 2017-2022/Foto: Harun Alrosid.

Secara terbuka, dalam Pemilihan Presiden 2019 nanti, Partai Berkarya tidak mematok target tinggi. Sebab, dalam kontes itu, partainya belum bisa mengusung Capres maupun Cawapres. Kendati demikian, Tommy siap berkomunikasi dengan calon yang nantinya akan muncul.

“Untuk Pilpres kita belum, karena target kita pada pemilihan legislatif. Kalau untuk lobi-lobi, pasti nanti juga akan kita lakukan,” tandasnya.

Lihat juga...

Isi komentar yuk