banner lebaran

Satu Bayi Alami Gizi Buruk Dirawat RSUD Beriman Balikpapan

Editor: Irvan Syafari

259

BALIKPAPAN — Satu bayi berusia enam bulan dinyatakan mengalami gizi buruk dengan berat badan 4,2 Kilogram. Bayi bernama Abdul Malik itu kini dalam perawatan di rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Beriman Balikpapan untuk ditangani khusus oleh tim medis.

Bayi berusia enam bulan dalam kondisi demam sekitar tiga hari sejak selasa kemarin (13/8) dan mengalami gula darah yang rendah di angka 41. Saat ini Abdul Malik terus dalam pantauan tim medis yang ditargetkan untuk menaikan berat badan sesuai dengan usianya.

“Saat ini gula darahnya mulai kembali normal, termasuk demamnya yang sudah menghilang. Gula darah dianggap normal sekitar 45,” terang Spesialis Anak RSUD Beriman Balikpapan, dr Hittoh Fattory, Rabu (14/3/2018).

Dijelaskannya, penyebab gizi buruk pada umumnya terdapat dua indikasi. Yang pertama terkena impek nutrisinya berkurang, dan kedua disertai penyakit lainnya. Misalnya penyakit penyerta itu terjadi kelainan jantung atau TBC.

“Kami terus berupaya bagai mana pasien Abdul Malik itu kembali normal secepatnya. Ditarget kenaikkan berat badan Abdul Malik hingga 70 gram perhari. Memang berat badannya di bawah garis jadi masuk gizi buruk,” tandasnya.

Kepala DKK Balikpapan dr Ballerina menuturkan dalam penanganan pasien gizi buruk beberapa program telah dilaksanakan, di antaranya memberikan bantuan tambahan makanan bergizi setiap bulannya.

“Program sudah ada dari pemerintah pusat, bagi anak yang terjangkit gizi buruk akan mendapatkan bantuan tambahan makanana gizi setiap bulan. Kami juga pantau berat badan bayi dan balita melalui posyandu yang setiap bulan ada di lingkungan Rt masing-masing,” ujarnya.

Ia juga himbau warga Balikpapan harus melakukan deteksi dini agar terhindar dari gizi buruk.

“Disarankan orang tua harus aktif mengontrol bayinya di posyandu terdekat atau di puskesmas. Karena pemerintah pun sudah menyiapkan dengan buku pink, bisa terdeteksi kalau memang berat badan kurang,” himbaunya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.