Sebabkan Polusi Kontraktor Diminta Siram Jalan ke Lokasi Waduk

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

188

MAUMERE — Hilir mudik truk pengangkut material pasir pembangunan waduk Napun Gete di kecamatan Waiblama kabupaten Sikka dikeluhkan masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Dinas Lingkungan Hidup setempat meminta kontraktor untuk menindaklanjuti.

“Dalam pembahasan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan atau Amdal memang hal ini juga sudah disampaikan kepada pihak kontraktor pelaksana sebab ada protes dari warga,” sebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir.Yunida Pollo, Rabu (28/3/2018).

Dikatakan, yang paling utama pihak kontraktor diminta melakukan pemadatan kembali jalan tanah dan melakukan penyiraman agar saat dilewati tidak menimbulkan debu dan polusi bagi warga sekitar dan pengendara lainnya.

“Penyiraman jalan memang kadang dilakukan namun masyarakat berharap bisa lebih dimaksimalkan khususnya saat musim kemarau yang sebentar lagi tiba. Ini penting mengingat jalan raya tersebut selalu dilewati truk,” tuturnya.

Kadis DLH Yunida Pollo
Kepala dinas Lingkungan Hidup kabupaten Sikka Ir.Yunida Pollo. Foto : Ebed de Rosary

Warga juga meminta agar material yang dimuat tidak jatuh dan berserakan di badan jalan sebab sangat menganggu pengguna jalan lainnya. Kadang usai hujan tanah liat yang mengering pun perlu diratakan kembali agar tidak membahayakan pengendara.

Achmad Soehono, ST, MT, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan waduk Napun Gete kepada Cendana News menjelaskan, pihaknya memang belum bisa mengaspal jalan sepanjang tujuh kilometer tersebut hingga pembangunan waduk Napun gete selesai dikerjakan.

“Memang kalau dilakukan pengaspalan jalan maka pasti akan rusak karena setiap hari jalan tersebut dilewati truk dan alat berat yang akan menuju ke lokasi proyek pembangunan waduk. Untuk pengerasan jalan memang kami akan lakukan lagi usai musim hujan,” jelasnya.

Sebagai penganggung jawab lanjut Achmad, pihaknya memang selalu mengingatkan rekanan yang menyuplai material untuk kebutuhan pembangunan waduk agar daya angkutan jangan terlalu penuh sehingga membuat material tumpah di jalan.

“Dalam rapat pembahasan Amdal memang ada beberapa usulan dan keberatan dari masyarakat. Semunya ini kami masukan ke dalam dokumen Amdal nantinya agar bisa ditindaklanjuti kontraktor di lapangan agar pekerjaan tidak berdampak kepada lingkungan dan masyarakat sekitar lokasi pembangunan waduk,” terangnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.