Sebanyak 10 Ekor Penyu Dilepas di Kawasan Laut Bungus

Editor: Irvan Syafari

214

PADANG — Tim Konservasi Penyu Sumatera Barat berhasil melakukan pelepasan 10 ekor penyu berukuran besar di kawasan Laut Bungus, Teluk Kabung, Padang, Sumatera Barat.

Menurut salah seorang anggota tim, Peneliti Penyu dari Universitas Bung Hatta Padang Harfiandri Damanhuri penyu itu merupakan, penyu yang terjebak di bak kawasan PLTU Teluk Sirih Padang. Jumlahnya ada 12 ekor dan ukuran yang bervariasi.

Ia menyebutkan 12 ekor penyu itu dievakuasi menggunakan eskavator dua hari yang lalu. Setelah dipastikan kondisi penyu aman dan dalam baik-baik saja, maka Tim Konservasi Penyu Sumatera Barat menyepakati untuk melepas kembali penyu-penyu itu.

“Penyu yang kita lepas ini ada berjumlah 10 ekor. Sementara 2 ekor lagi belum bisa kita lepas secara bersamaan, sebab perlu dirawat karena ada beberapa bagian tubuh penyu yang terluka,” ujarnya, Kamis (22/3/2018).

Harfiandri menjelaskan, 10 ekor penyu yang dilepas itu terdiri dari 6 ekor merupakan penyu hijau dan 4 ekor lagi merupakan penyu sisik. Berat untuk masing-masing penyu itu bervariasi, mulai dari 120 kg yang paling berat, hingga 30 kg yang paling kecil.

“Untuk yang dirawat itu akan ditangani oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA),” tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat Yosmeri mengatakan diketahuinya terjebak 12 ekor penyu itu, setelah adanya pihak PLTU Teluk Sirih melaporkan ke Dinas Kalautan dan Perikanan.

“Saya bersama tim langsung turun, dan melihat langsung evakuasi 12 penyu itu,” tegasnya.

Menurutnya, untuk 2 ekor penyu yang kini dirawat di Konservasi Penyu Pasir Jambak, ke depan juga akan dilepas seperti 10 ekor penyu lainnya. Langkah pelepasan kembali penyu-penyu itu merupakan salah satu upaya melestarikan dan melindungi penyu.

“Dari catatan kita, penyu yang terjebak di PLTU Teluk Sirih itu sudah terjadi dua kali. Sebelum ada sekira 2 ekor, dan juga telah dievakuasi dan kita lepas. Kali ini yang kedua kalinnya paling banyak yakni 12 ekor,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit yang turut melepaskan 10 ekor penyu itu, menghimbau kepada masyarakat agar bersama-sama melindungi penyu dan hentikan memburu telur-telur penyu.

“Saya juga berharap jika ada masyarakat yang mendapatkan penyu baik itu terjaring ataupun terperangkap, harap dikabari ke Dinas Kelautan dan Perikanan, supaya bisa dilepas,” sebutnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.