Sukseskan Asian Games, Museum Olahraga TMII Siapkan Pameran Kolaborasi

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

439

JAKARTA — Menyukseskan gelaran Asian Games 2018 yang Indonesia sebagai tuan rumah pada Agustus -September mendatang, Museum Olahraga Taman Indonesia Indah (TMII) mulai mempersiapkan berbagai kegiatan. Mulai dari pemasangan spanduk informasi hingga mempersiapkan pameran kolaborasi.

Kepala Museum Olahraga TMII, Herman Chaniago menyebutkan, banner besar di pasang di gerbang Museum Olahraga. Bahkan beberapa banner lainnya terlihat mengeliling gedung tersebut dari mulai depan, samping hingga ke belakang.

“Tujuannya, agar masyarakat sadar bahwa kita punya hajat besar kelas Asian, yang tidak sembarangan untuk menjadi tuan rumah,” kata Herman Chaniago kepada Cendana News, Kamis (8/3/2018).

Menurutnya, Museum Olahrga TMII sebagai Unit Pelaksana Tugas (UPT) dari Kementerian Olahraga (Kemenpora) mendukung pesta olahraga tingkat Asian dengan terus menyosialisasikan kepada masyarakat luas.

Bahkan, sebut dia, direncanakan akan digelar pameran kolaborasi dengan museum-museum yang ada di TMII. Dengan menampilkan puluhan stand yang akan memberikan warna tersendiri untuk suksesnya Indonesia sebagai tuan rumah .

“Para atlet Asian Games mungkin secara berkala atau percabang bisa mengunjungi museum-museum yang ada di Jakarta, khususnya yang di TMII,” kata Chaniago.

Museum Olahraga TMII
Kepala Museum Olahraga TMII, Herman Chaniago. Foto : Sri Sugiarti

Dalam pameran itu, juga akan ditampilkan olahraga tradisional seperti Egrang dan Gobak Sodor yang akan menjadi daya tarik.

“Indonesia memiliki banyak olahraga tradisional, hanya saja kita tidak pandai menggemasnya. Misalnya, Egrang dan Gobok Sodok itu energinya sangat luar biasa. Masa kita kalah dengan India bisa menampilkan Kabaddi, dan Iran dengan Zurkhaneh pada pesta Asian Games,” ujar ayah dua putri ini.

Chaniago juga berharap olahraga tradisional sebagai budaya asli Indonesia bisa ditampilkan di ajang Asian dan dunia seperti halnya pencak silat. “Kalau kita bisa munculkan olahraga tradisional di pentas dunia, itu prestasi tersendiri. Karena itu sumber medali,” tukasnya.

Terkait pameran kolaborasi. Chaniago berharap Asosiasi Museum Indonesia (AMI), Asosiasi Museum Indonesia Kawasan Khusus (AMIKA) TMII, dan Asosiasi Museum Jakarta mengimbau anggotanya untuk menyemarakan Asian Games 2018 dengan pameran kolaborasi di Museum Olahraga TMII.

“Asosiasi punya hak mengimbau anggotanya menyemarakan Asian Games ini dengan pameran kolaborasi. Kami juga mendorong asosiasi untuk lebih berkoordinasi dengan panitia Asian Games,” ujarnya.

Dengan pameran kolaborasi yang ditonton para atlet Asian Games, Chaniago menyakini kegiatan ini akan membangkitkan minat anak muda pada olahraga. Karena mereka bisa datang ke Museum Olahraga bertemu dengan para atlet Asian. Tentu ini akan menginspirasi semangat generasi muda Indonesia untuk menapaki profesi atlet.

Apalagi, kata dia, Kemenpora ingin menularkan bahwa profesi olahraga itu satu profesi yang dijamin pemerintah sesuai UU No. 3 tahun 2005, terutama pasal 78. Bahwa kesejahteraan pelaku olahraga dijamin pemerintah dalam hal sekolah, pekerjaan dan lainnya.

“Saat ini, pemerintah lagi merintis untuk berikan pensiun olahrawan. Ini kan sesuatu yang menjanjikan bahwa profesi olahraga itu jadi pilihan,” ucapnya.

Museum Olahraga TMII
Kepala Bidang Humas TMII, Jerry Lahama.foto : Sri Sugiarti.

Kepala Bagian Humas TMII, Jerry Lahama mengatakan, managemen TMII mendukung Asian Games 2018. Begitu pula dengan rencana pameran kolaborasi yang rencananya akan digelar di Museum Olahraga TMII.

“Kami harapkan para atlet peserta Asian Games bisa berkunjung ke Taman Mini untuk mengenal seni budaya Indonesia,” ujar Jerry.

Tentu, kata Jerry, untuk menyuksekan kunjungan para atlet tersebut harus ada sinergi antara TMII dengan Kemenpora yang dijembati oleh Museum Olahraga.

Baca Juga
Lihat juga...