Terkait Wakil Ketua MPR, Titiek Soeharto: Saya Tidak Mau Mendahului

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

886

YOGYAKARTA — Putri Presiden RI ke 2 HM Soeharto, Siti Hediati Haryadi SE (Titiek Soeharto) mengaku masih menunggu surat keputusan resmi terkait kabar pengangkatannnya oleh Partai Golkar sebagai Wakil Ketua MPR RI menggantikan Mahyudin.

Ditemui wartawan saat acara peresmian Rumah Aspirasi Titiek Soeharto di Kabupaten Kulonprogo, Desa Panjatan, Kulonprogo, ia mengaku tidak mau mendahului keputusan resmi partai.

“Saya tidak mau mendahului,” katanya Jumat (09/03/2018).

Meski begitu Titiek Soeharto mengaku siap jika memang akhirnya ditunjuk sebagai wakil ketua MPR. Ia menyebut panggilan tugas dari negara ataupun partai merupakan sebuah amanah yang harus dipikul dengan penuh tanggung jawab.

“Namanya tugas dari negara atau partai ya harus. Kita terimakasih karena diberi kepercayaan dan amanah,” katanya.

Siti Hediati Haryadi
Putri Presiden RI ke 2 HM Soeharto, Siti Hediati Haryadi SE (Titiek Soeharto) – : Jatmika H Kusmargana

Dalam kesempatan itu Titiek Soeharto juga mengaku sudah berbicara dengan Ketua Umum maupun Sekjen Partai Golkar.

“Sebenarnya dengan Ketum dan Sekjen sudah bicara. Kelihatanya sih begitu. Tapi suratnya seperti apa dan kapan ditunjuknya saya belum tahu,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui Partai Golkar berencana melakukan perombakan formasi di MPR. Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) disiapkan menjadi Wakil Ketua MPR menggantikan Mahyudin.

Hal itu diungkapkan Korbid Pemuda dan Generasi Milenials Golkar, Agus Gumiwang Kartasasmita kepada wartawan, Jumat.

Baca Juga
Lihat juga...