Tersangka OTT Kendari Langsung Kenakan Rompi Oranye

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

233

JAKARTA — Tak lama setelah ditetapkan sebagai tersangka, Komisi Pemberantasan Korupsi langsung menahan empat orang yang diduga terlibat dalam kasus suap atau gratifikasi. Keempat tersangka tersebut terlihat mengenakan rompi tahanan KPK warna oranye.

Pantauan Cendana News, tersangka ADP, Wali Kota Kendari tampak terlihat keluar terlebih dahulu dari Gedung KPK. Menyusul kemudian tersangka lainnya yaitu AS, calon Gubernur Provinsi Sulwesi Tenggara, keduanya langsung memasuki mobil tahanan KPK.

Sedangkan tersangka lainnya, masing-masing FF dan HH tampak terlihat keluar meninggalkan Gedung KPK Jakarta dengan mengenakan rompi tahanan warna oranye. Keempat tersangka tersebut akan menjalani masa penahanan sementara dan dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) canang KPK di Jakarta.

“Mereka langsung ditahan penyidik KPK setelah secara resmi ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus OTT KPK di wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara, untuk sementara dilakukan masa penahanan selama 20 hari pertama untuk kepentingan penyidikan” jelas Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Kamis (1/3/2018).

Tiga orang tersangka masing-masing ASR, ADR dan FF menjalani masa penahanan di Rumah Tahanan yang letaknya berada di belakang Gedung KPK Merah Putih. Sedangkan seorang tersangka lainnya yaitu HH menjalani masa penahanan di Rumah Tahanan Polisi Militer Guntur cabang KPK , Jakarta Selatan.

Febri menambahkan, sejumlah petugas KPK hingga saat ini masih berada di Kendari, Sulawesi Tenggara untuk pengembangan penyelidikan terkait kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar selama dua hari tersebut.

Baca Juga
Lihat juga...