Titiek Soeharto Inginkan Bantuan Alsintan Berkontribusi Capai Swasembada Pangan

Editor: Irvan Syafari

548

YOGYAKARTA — Anggota Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Haryadi SE, yang karib disapa Titiek Soeharto kembali membagikan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) kepada sejumlah petani di DIY. Kali ini puluhan alsintan berupa handtracktor dan pompa air diberikan kepada para petani di wilayah Kabupaten Gunungkidul.

Bertempat di Balai desa Salam, Patuk, Gunungkidul, acara penyerahan secara simbolis dilakukan secara langsung oleh Titiek Soeharto, kepada sejumlah pengurus maupun ketua kelompok tani. Turut hadir sejumlah anggota DPRD Kabupaten Gunukidul dan anggota DPRD propinsi DIY dari Fraksi Partai Golkar.

“Ada sebanyak 23 traktor dan 11 pompa air yang kali ini kita bagikan. Kita harapkan bantuan Alsintan ini bisa membantu pemerintah dalam mewujudkan program swasembada pangan, sekaligus juga meningkatkan kesejahteraan para petani,” ujar Titiek Soeharto saat kegiatan temu tani dan penyerahan bantuan alsintan di Balai Desa Salam, Patuk, Gunungkidul, Sabtu (03/03/2018).

Sementara itu salah seorang petani penerima bantuan Alsintan, Jumali, Ketua Kelompok Tani Sedyo Maju, Karanganyar, Ngalang, Gedangsari, Gunungkidul, mengaku sangat berterima kasih dengan adanya bantuan ini. Ia mengatakan bantuan berupa pompa air ini, akan sangat bermanfaat bagi para petani dalam mengairi lahan pertanian di wilayahnya.

“Kita memiliki lahan pertanian seluas 32 hektare, dari jumlah itu ada sebanyak 7-9 hektare lahan yang belum bisa teraliri saluran irigasi. Sehingga harus menggunakan pompa air,” katanya.

Sebelum mendapat bantuan Alsintan dari jalur aspirasi Titiek Soeharto, Jumali, mengatakan para petani harus menyewa pompa air untuk mengalirkan air irigasi ke lahan pertanian, dengan biaya cukup mahal. Paling tidak petani mengeluarkan biaya sewa Rp90 ribu per 1000 meter. Itu belum termasuk biaya lain senilai Rp2,6 juta untuk membeli kebutuhan bahan bakar pompa air.

“Bantuan pompa air ini tentu akan sangat membantu dan mempermudah para petani dalam menggarap lahan pertanian. Sehingga diharapkan akan dapat meningkatkan hasil produksi dan menambah keuntungan petani, ” katanya.

Memiliki sebanyak 61 orang anggota, Kelompok Tani Sedyo Maju sendiri selama ini menghasilkan berbagai jenis produk pertanian seperti padi, jagung, serta kacang kedelai.

Suasana acara temu tani dan penyerahan bantuan alsintan bertempat di Balai Desa Salam, Patuk, Gunungkidul/Foto: Jatmika H Kusmargana.
Baca Juga
Lihat juga...