banner lebaran

TRGD Kembangkan Ekonomi Masyarakat dengan Bantuan Bibit

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

234
Ketua TRGD Kalsel, Sauth Nathan Samosir - Foto: Arief Rahman

BANJARMASIN — Mendorong hadirnya kegiatan ekonomi yang bernilai bagi masyarakat yang tinggal di wilayah sekitar lahan gambut menjadi fokus Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Kalsel.

Salah satunya, ungkap Ketua TRGD Kalsel Sauth Nathan Samosir, adalah dengan memberikan bantuan bibit berbagai macam buah, sayuran hingga ikan agar bisa ditanami dan dikembang biakkan di lahan gambut.

“Biasanya pada setiap wilayah lahan gambut di Kalsel yang kita bangun kanal dan sumur bor, selalu kita bentuk sekalian kelompok masyarakatnya. Mereka inilah nanti yang akan kita bantu berbagai bibit agar mereka bisa melakukan kegiatan ekonomi yang produktif,” jelasnya, Selasa (13/3/2018).

Pada tahun 2017 lalu ungkap Samosir, kurang lebih ada belasan kelompok masyarakat yang dibentuk dan diberikan berbagai macam bantuan bibit. Untuk tahun 2018 ini diharapkan program tersebut bisa dilanjutkan lagi saat pendanaan dari pusat sudah dicairkan.

“Sejauh ini kelompok tani yang kita bentuk sudah bisa menghasilkan berbagai hasil pertanian hingga perikanan untuk mereka jual lagi ke pasar. Kita harapkan ke depannya satu daerah bukan hanya satu kelompok masyarakat saja yang bisa dibentuk TRGD, tapi berkembang menjadi dua sampai tiga kelompok,” tambahnya.

Selain itu hadirnya kelompok masyarakat yang dibentuk TRGD Kalsel sendiri diharapkan, juga dapat membantu pihaknya dalam mensosialisasikan pengelolaan lahan gambut secara benar ke masyarakat luas.

“Jadi mereka ini diharapkan bisa sekalian jadi perpanjangan tangan kita untuk memberikan contoh yang baik kepada masyarakat bagaimana mengelola lahan gambut secara benar,” ungkapnya.

Dari yang data TRGD miliki, di Kalsel lahan gambut yang ditarget bisa terestorasi mencapai 38.000 hektare sampai Tahun 2020 mendatang. Memang diakui Samosir restorasi yang dilakukan pihaknya tidak secara masif, hal tersebut mengingat keterbatasan anggaran yang diberikan.

“Jadi bagi daerah yang belum direstorasi, harap bersabar dulu. Kita tetap akan lakukan sesuai program yang sudah dibuat, namun memang tidak bisa langsung dilakukan karena keterkaitan dengan masalah keterbatasan anggaran,” pungkasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.