TWA Gunung Tunak Diharapkan Jadi Wisata Alam Andalan KEK Mandalika

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

389

LOMBOK — Keberadaan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tunak, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) diharapkan bisa menjadi magnet baru sebagai wisata alam andalan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Lombok.

Harapan tersebut disampaikan Sekjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, (LHK), Bambang Hendroyono saat meresmikan fasilitas wisata alam berbasis masyarakat di TWA Gunung Tunak, Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Selasa (06/03/2018).

“KEK Mandalika, selain memiliki objek wisata pantai, TWA Gunung Tunak nantinya diharapkan bisa menjadi ciri khas baru yang akan semakin meningkatkan kunjungan wisatawan,” katanya.

Apalagi dengan potensi dan kekayaan alam, fauna dan flora yang terdapat di dalamnya, tentu akan menjadi pesona tersendiri TWA Gunung Tunak KEK Mandalika.

Menurutnya, apalagi wisatawan, ketikan liburan ke suatu daerah atau negara, paling menyukai objek wisata alam yang masih alami seperti pegunungan yang dikelola dengan pendekatan kearifan lokal.

“Melalui pengelolaan TWA Gunung Tunak sebagai wisata alam berbasis masyarakat, harapannya selain kelestarian alam bisa tetap terjaga, masyarakat juga bisa mendapatkan kemanfaatan secara ekonomi,” katanya.

Bambang menambahkan, TWA Gunung Tunak juga dapat memenuhi kriteria tujuan kerja sama yaitu untuk perlindungan ekologi dan landscape untuk keberlanjutan kegiatan wisata hutan dan wisata alam.

Peresmian TWA Gunung Tunak Lombok sebagai wisata alam berbasis masyarakat sendiri merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Korea tentang penguatan wisata hutan dan wisata alam di kawasan hutan konservasi di Indonesia yang ditandatangani di Jakarta pada tanggal 12 Oktober 2013 oleh KLHK.

“TWA Gunung Tunak, sebagai salah satu TWA mempromosikan tujuan wisata alam di Pulau Lombok dengan mengembangkan kegiatan wisata alam berbasis masyarakat untuk dikunjungi, sebagai wahana wisata maupun pendidikan,” katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, H. Rosyadi Sayuti juga mengharapkan kawasan wisata alam Gunung Tunak akan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi NTB yang masuk dalam kawasan ekonomi khusus Mandalika.

Karena itu Sekda berharap kerja sama antara Indonesia dengan Korea tersebut dapat berlanjut tidak saja TWA Gunung Tunak, tapi kawasan hutan lain di NTB yang belum tergarap secara maksimal sebagai tujuan wisata alam.

“Masih banyak daerah atau kawasan hutan di NTB yang sangat potensial untuk dikembangkan dengan keindahan alam dimiliki sebagai tujuan wisata alam favorit,” katanya.

Lebih lanjut ia menambahkan, TWA Gunung Tunak sendiri memiliki potensi dan keindahan luar biasa, selain pantai dengan pasir putih masih alami dan bersih, di dalamnya juga terdapat beberapa satwa langka seperti puluhan ekor rusa, kupu-kupu, burung gosong yang sudah langka, rusa timor, serta jungle tracking.

Baca Juga
Lihat juga...