Tyasno: Pak Probo Abdikan Hidupnya Bangun SDM Generasi Muda

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

320

YOGYAKARTA — Sosok almarhum Probosutedjo dinilai memiliki visi yang jauh ke depan bagi bangsa dan negara. Adik Presiden Soeharto itu tahu betul bagaimana mempersiapkan masa depan bangsa Indonesia. Yakni dengan berkonsentrasi memperbaiki dan membangun sumber daya manusia (SDM) khususnya generasi muda.

“Beliau selalu menggugah semangat generasi muda, membangun SDM pemuda. Karena beliau tahu apapun yang dilakukan pemuda akan memberi pengaruh besar untuk masa depan bangsa dan negara. Yakni lewat pendidikan,” ujar Jenderal TNI Purn Tyasno Sudarto kepada Cendana News.

Mantan Ketua Majelis Luhur Tamansiswa itu menyebutkan, di mata Pak Probo, ada tiga hal penting yang menjadi pilar pendidikan. Yakni keluarga, masyarakat dan sekolah. Tak heran, semasa hidupnya Pak Probo selalu mendayagunakan kekuatan dan kekayaan dana yang dimilikinya sebagai pengusaha sukses untuk mendirikan sekolah-sekolah, mulai dari SD hingga universitas.

“Karena pendidikan lah yang dapat mengantarkan para pemuda membentuk pribadi, fisik maupun intelektualnya untuk masa depan bangsa dan negara,” katanya.

Tak hanya di bidang pendidikan, Pak Probo dikatakan juga berupaya membangun ekonomi sesuai dengan cita-cita dan aura proklamasi. Dimana ekonomi harus bisa mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Di antaranya dengan membantu rakyat Indonesia terbebas dari penjajahan sebagaimana tujuan kemerdekaan, serta mampu sejahtera kehidupannya.

“Beliau menggabungkan ekonom-ekonom pribumi Indonesia yang ada di masyarakat, dengan mendirikan organisasi Yayasan Ekonomi Pribumi. Baliau juga mengumpulkan UKM-UKM dan mengkoordinir pengusaha-pengusaha kecil menengah. Untuk didukung dan diberi pengarahan supaya dapat tumbuh dan berkembang,” katanya.

Di bidang pertahanan dan keamanan, dikatakan Tyasno Sudarto, Pak Probo banyak memanfaatkan tanahnya yang luas untuk diberikan pada negara.

Di mana di tanah-tanah itulah dibangun sekolah-sekolah pertahanan, sekolah intelejen, sekolah luar negri hingga pusat latihan untuk kegiatan keolahragaan bagi pemuda.

“Merdeka bagi rakyat itu berarti harus lepas dari penjajahan dan tekanan. Rakyat harus diamankan. Keamanan dan perlindungan terhadap rakyat jadi tujuan utama negara. Itu sesuai dengan alinea ke 4 pembukaan UUD 1945,” katanya.

“Di mana pemerintah memiliki tugas melindungi seluruh rakyat dan tanah air, meningkatkan kesehatan dan kemakmuran, meningkatkan ilmu pengetahuan dan melakukan kerja sama dengan luar negeri. Pak Probo secara langsung berupaya menjalankan tugas itu,” tambahnya.

Baca Juga
Lihat juga...