banner lebaran

Umat Katolik Paroki Bakauheni Gelar Malam Kamis Putih

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

291

LAMPUNG — Ratusan umat Katolik di wilayah unit pastoral Bakauheni menggelar perayaan malam Kamis Putih. Perayaan hari pertama Tri Duum atau Tri Hari Suci Paskah dirayakan pada Kamis malam (29/3/2018) sebagai peringatan malam perjamuan terakhir dengan Yesus Kristus.

Perayaan malam Kamis Putih digelar di sejumlah gereja unit Pastoral Bakauheni di antaranya gereja Santa Maria Ketapang, gereja Santo Kristoforus Bakauheni, gereja Santo Petrus dan Paulus dan sejumlah gereja Katolik di paroki unit Pastoral Bakauheni.

Akibat kekurangan jumlah pastor paroki di wilayah tersebut, perayaan ibadah Kamis Putih di gereja Santo Petrus dan Paulus dipimpin oleh pemimpin ibadah dari seorang katekis.

“Ibadah Kamis Putih menjadi sejarah munculnya perayaan Ekaristi dalam tradisi agama Katolik dan sekaligus malam sebelum Yesus menyerahkan tubuh dan darah-Nya bagi karya penebusan dan disimbolkan hingga saat ini dalam wujud roti dan anggur Ekaristi,” terang Nikodemus Wagimun dalam pengantar kotbahnya saat memimpin ibadah malam Kamis Putih di gereja Santo Petrus dan Paulus, Kamis malam (29/3/2018).

Liturgi ibadah malam Kamis Putih disebut Nikodemus Wagimun merupakan rangkaian tri hari suci Paskah. Pada malam Kamis Putih berbagai liturgi yang didominasi dengan warna putih melambangkan kemuliaan dan kesucian sekaligus upacara pembasuhan kaki.

Sebanyak 12 perwakilan umat dari kring atau stasi yang ada di gereja Santo Petrus mengenakan pakaian putih untuk mengikuti prosesi pembasuhan kaki oleh pemimpin ibadah.

Melalui tradisi pembasuhan kaki, Nikodemus Wagimun menyebut bentuk ungkapan saling melayani telah diperlihatkan oleh Yesus Kristus. Tradisi pembasuhan kaki yang dilakukan kepada sebanyak 12 murid tersebut hingga kini masih tetap dijalankan sebagai wujud cinta kasih dan pelayanan.

Tradisi pembasuhan kaki yang berangkat dari malam perjamuan terakhir Yesus bersama murid muridNya dirayakan sebelum Paskah.

“Pembasuhan kaki kerap dilakukan oleh pembantu bahkan budak sehingga menjadi simbol perendahan diri,” terang Nikodemus Wagimun.

Anggota Polsek
Anggota Polsek Penengahan melakukan pengamanan di depan gereja Santa Maria Tri Dharma Yoga Kecamatan Ketapang Lamsel [Foto: Henk Widi]
Setelah perayaan ibadah malam Kamis Putih Nikodemus Wagimun menyebut di sejumlah gereja akan dilakukan tirakatan Sakramen Maha Kudus. Namun akibat tidak adanya pastor paroki yang ada d gereja Santo Petrus dan Paulus prosesi malam berjaga tidak dilakukan.

Prosesi malam berjaga disebutnya dilakukan di gereja Paroki dengan melakukan malam “tuguran” secara bergantian di depan sakramen Maha Kudus.

Setelah malam Kamis Putih, tri hari suci Paskah akan dilanjutkan dengan Jumat Agung, Sabtu suci dan Minggu Paskah. Ibadah Jumat Agung akan digelar pada Jumat (29/3/2018) dengan prosesi penghormatan salib dan tabur bunga.

Tabur bunga tersebut sekaligus mengenang wafat Yesus Kristus yang oleh sebagian umat akan dilanjutkan dengan mengunjungi makam keluarga untuk mendoakan keluarga yang sudah meninggal.

Perayaan ibadah malam Kamis Putih, Jumat Agung dan Hari Raya Paskah juga mendapat pengamanan dari personil kepolisian. Ajun Inspektur Dua Nurkholis, kepala unit Binmas Polsek Penengahan menyebut selama perayaan setiap gereja akan dijaga oleh sebanyak dua personel polisi.

Selain di sejumlah gereja Katolik pengamanan disebut Aipda Nurkholis juga akan dilakukan di sejumlah gereja dengan denominasi yang berbeda.

“Wilayah Polsek Penengahan terdiri dari tiga kecamatan dan ada sekitar sembilan gereja yang akan diamankan selama tri hari suci Paskah,” beber Aipda Nurkholis.

Pengamanan disebutnya akan dilakukan di sekitar area gereja dengan melakukan sterilisasi ruangan gereja. Selain personil polisi berseragam lengkap beberapa personil polisi tanpa seragam bahkan akan disiagakan mengamankan rangkaian perayaan tri hari suci Paskah.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.