banner lebaran

Ungkapan Rindu Pengunjung TMII Terhadap Sosok Soeharto

Editor: Mahadeva WS

350

JAKARTA – Wajah Presiden Soeharto menghiasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (11/3/2018). Foto presiden Indonesia kedua tersebut mulai terpampang di gerbang utama pintu masuk. Sementara di pintu dua, tiga dan empat, beberapa spanduk Bapak Pembangunan Indonesia dengan senyum khasnya begitu menyejukkan dipasang. 

Foto Presiden Soeharto pun menghiasi area Plaza Tugu Api Pancasila tepat digelarnya Semarak Membangun UMKM Jaya dalam rangkaian mengenang Presiden Soeharto Bapak Pembangunan Indonesia.  Di area Parkir Selatan dan Timur pun terlukis senyum khas sang jenderal rendah hati tersebut.

Desma, mahasiswi fakultas akutansi Universitas Trilogi, Jakarta Selatan. Foto : Sri Sugiarti.

Pusatnya di Sasono Utomo TMII, di lokasi tersebut ditampilkan foto-foto sejarah perjuangan Presiden Soeharto, yang kala mata memandang hatipun langsung merindukan sosok Bapak Pembangunan Indonesia yang mengayomi rakyatnya. Kerinduan tersebut seperti yang disampaikan pengunjung TMII Atin dan Teti. Kedua warga Kalisari, Jakarta Timur ini sengaja datang bersama anaknya ke TMII untuk turut serta peringatan mengenang Pak Harto.

Mereka pun tak mau kehilangan momen melihat foto-foto sejarah perjalanan perjuangan Pak Harto, yang dipajang di ruang tersebut. Bahkan, keduanya, saling bergantian berfoto didepan foto Pak Harto. “Jujur, saya rindu Pak Harto. Begitu melihat senyumnya, hati ini terasa damai. Andai waktu bisa diputar, swasembada pangan tak luntur,” kata Ati kepada CendanaNews, Minggu (11/3/2018).

Sementara Teti menyebut, kehidupan di masa pemerintahan Soeharto, sangatlah makmur karena pertumbuhan ekonomi sangat bagus. “Swasembada beras tercapai, harga kebutuhan pokok murah. Pokoknya enak di jaman Pak Harto,” ujarnya.

Pada kunjunganya ke TMII, keduanya juga menyertakan anak-anaknya untuk ikut lomba mewarnai bertema perjuangan. Dengan harapan, anak-anaknya bisa mengenal sosok Pak Harto. “Anak-anak harus tahu sejarah bangsa bahwa yang membuat negeri ini makmur sejahtera ya program-program pembangunan Pak Harto. Kita jangan lupakan jasanya,” ujarnya.

Herna, pelaku UMKM peserta bazar Semarak Membangun UMKM Jaya.foto: Sri Sugiarti.

Pelaku UMKM Herna yang merupakan peserta bazar mengatakan, kehidupan ekonomi jaman sekarang terasa berat karena semua barang serba mahal. Harga beras pun dititik menyedihkan padahal Indonesia dulu mengekspor beras, tapi kini terpuruk. “Kalau boleh diputar lagi, saya lebih memilih  Pak Harto. Jaman Pak Harto itu, semua tertata rapi, ada pemerataan ekonomi,” tukas warga Bekasi tersebut.

Sedangkan jaman sekarang, kata dia, lebih vulgar berita hoax menjamur membuat negeri tidak nyaman dan aman, kejahatan meningkat. Bahkan mencari kerja pun susah.

Pengunjung lainnya, Sri Fatmiati mengaku rindu dengan Pak Harto. Maklum, dirinya adalah kader Pos Yandu sejak 1990 yang sangat merasakan begitu suksesnya  program KB yang digelontorkan Pak Harto dalam mewujudkan keluarga sejahtera.

Dari aktivitasnya di Posyandu, banyak mendapatkan ilmu bagaimana membina masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan. Karena kata Sri, yang diajarkan selama dirinya menjadi kader Posyandu, bukan hanya soal kesehatan saja tapi juga bagaimana berkreasi mendapatkan penghasilan.

Bahkan, atas kegigihannya membina masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya, dia pernah mendapatkan penghargaan dari pemerintah. Namun sayangnya, Sri belum pernah bertemu langsung dengan Pak Harto. Ketika hadir di acara ini, dan melihat foto-foto Pak Harto, Sri mengaku rasa rindu tak terbendung.

Dia mengaku merasa sedih ketika Pak Harto dilengserkan. “Tidak ada yang salah dengan Pak Harto. Sekarang kita rasakan, enakan jaman Pak Harto kan? Hidup aman, tentram, makmur, dan nggak ada hoax,” kata warga Kalisari tersebut.

Mahasiswi Trilogi, Jakarta Selatan, Desma mengaku dengan datang ke  TMII ikut serta pada acara ini,  dirinya mendapat wawasan baru tentang perjalanan perjuangan Pak Harto. “Ilmu sejarah saya bertambah setelah tadi mengengar paparan perjuangan Pak Harto dari Pak Fuad Bawazir. Foto-foto Pak Harto juga melukiskan makna perjuangan beliau untuk bangsa dan rakyat,” kata Desma.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.