Varietas 400 Menjadi Padi Unggulan Kabupaten Pringsewu

Ilustrasi tanaman padi-Foto; Dokumentasi CDN.

PRINGSEWU – Kabupaten Pringsewu, Lampung memiliki padi Varietas 400 yang menjadi jenis padi unggulan wilayah tersebut. Varietas unggulan tersebut dapat menghasilkan panen hingga 10 ton padi per hektarenya.

Varietas 400 itu menopang kesuksesan panen padi bersama warga Desa Wonodadi, Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. Kabupaten berjuluk 1.000 bambu ini ternyata  menyimpan salah satu varietas padi unggulan yang tidak ada di kabupaten atau kota lainnya.

Varietas padi unggulan dengan nama Varietas 400 tersebut karena dalam setiap tangkai padi, terdapat 400 bulir. Banyaknya bulir tersebutlah yang menjadikan panennya bisa menghasilkan 10 ton padi perhektare.

Marimin (70), warga Kampung Wonokarto, Wonodadi Utara, Gadingrejo mengaku, Varietas 400 tidak akan ada tanpa ditunjang atas upaya yang sudah dilakukan pemerintah daerah setempat dengan membangun saluran irigasi. Keberadaan irigasi ini membuat petani bisa memiliki tiga kali musim tanam dalam kurun waktu satu tahun.

“Namun, siklusnya masih dua kali tanam padi dan satu kali sayuran. Hal tersebut dilakukan karena pengairannya ternyata masih kurang. Jika ini terus dipertahankan dan diperhatikan, tak menutup kemungkinan varietas ini bisa tiga kali tanam,” kata Marimin.

Harapan masyarakat agar pembangunan Bendungan Way Gatel segera dilaksanakan. Termasuk upaya revitalisasi Bendungan Way Padang Ratu arah Pringsewu. “Alhamdulillah sekarang sudah masuk musim panen padi, hasil produksinya juga lumayan,” ujar Marimin. (Ant)

Lihat juga...