banner lebaran

Winanto dan Sugianti Punya Harapan Besar untuk Maju dan Mandiri

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

238

YOGYAKARTA — Pasangan Winanto dan Sugianti, warga dusun Ngondelwetan RT 01, desa Krambilsawit, Saptosari, Gunungkidul mengaku merasa begitu gembira sekaligus bersyukur. Tak hanya memiliki kehidupan yang jauh lebih baik, mereka kini juga memiliki semangat dan harapan besar untuk memulai hidup baru yang lebih maju, sejahtera sekaligus mandiri.

Adalah Yayasan Damandiri, pihak yang berkontribusi besar dalam mengubah hidup pasangan dengan tiga orang anak itu. Melalui program Desa Mandiri Lestari, Winanto dan Sugianti sebagai salah satu keluarga kurang mampu di desa Krambilsawit, mendapatkan bantuan bedah rumah dan pendirian warung usaha Damandiri.

Rumah kurang layak huni milik Winanto dan Sugianti direnovasi hingga menjadi lebih sehat dan nyaman untuk ditinggali. Tak hanya itu, mereka juga dibuatkan sebuah warung sederhana untuk memulai usaha, dengan harapan bisa menambah pemasukan keluarga.

Kini mereka pun bisa menempati rumah yang layak huni sekaligus berdagang warung kelontong yang menjual kebutuhan sehari-hari.

“Dulu rumah ini masih berlantai tanah, dindingnya pun masih bata. Kalau hujan kadang sering bocor. Alhamdulillah sekarang sudah jauh lebih bagus. Istri yang sebelumnya hanya di rumah momong anak, kini juga bisa mendapatkan hasil tambahan dengan berjualan. Mudah mudahan ke depan kehidupan keluarga kami bisa lebih sejahtera,” kata lelaki yang bekerja serabutan itu.

Winanto dan Sugianti berfoto bersama Titiek Soeharto dan Ketua Yayasan Damandiri Subiyakto Tjakrawerdaja saat acara peresmian Desa Mandiri Lestari Krambilsawit belum lama ini - Foto: Jatmika H Kusmargana
Winanto dan Sugianti berfoto bersama Titiek Soeharto dan Ketua Yayasan Damandiri Subiyakto Tjakrawerdaja saat acara peresmian Desa Mandiri Lestari Krambilsawit belum lama ini – Foto: Jatmika H Kusmargana

Pasangan keluarga Winanto dan Sugianti merupakan salah satu dari sedikitnya 30 warga kurang mampu di desa Krambilsawit yang mendapatkan program bantuan bedah rumah dari Yayasan Damandiri.

Melalui program pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan Desa Mandiri Lestari, rumah-rumah warga yang tidak layak huni direnovasi dengan bantuan senilai Rp15-25 juta serta dibuatkan warung usaha, untuk menopang ekonomi mereka dengan pemberian modal usaha senilai Rp5 juta per keluarga.

Titiek Soeharto berbincang dengan Winanto dan Sugianti keluarga penerima program bedah rumah dari Yayasan Damandiri - Foto: Jatmika H Kusmargana
Titiek Soeharto berbincang dengan Winanto dan Sugianti keluarga penerima program bedah rumah dari Yayasan Damandiri – Foto: Jatmika H Kusmargana

Tak seperti sebelum-sebelumnya, jumlah bantuan program bedah rumah yang dikucurkan Yayasan Damandiri di setiap desa binaan melalui program Desa Mandiri Lestari mulai tahun 2018, meningat menjadi 30 unit. Hal itu dilakukan karena tingkat kemiskinan khususnya di desa Krambilsawit, masih terbilang cukup tinggi mencapai hampir 50 persen lebih. Adanya peningkatan jumlah bantuan diharapkan mampu mengatasi persoalan kemiskinan yang ada di desa terpencil ini.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.