Yonkes-2 Marinir Siagakan 64 Personel Kesehatan Selama Lomba

Editor: Koko Triarko

389

LAMPUNG — Batalyon Kesehatan (Yonkes-2) Marinir mempersiapkan sejumlah personel dan perlengkapan dalam rangka kegiatan lomba renang dan dayung lintas Selat Sunda 2018.

Kepala Seksi Kesehatan Batalyon Kesehatan-2 Marinir, Kolonel Laut Dr. Jefri, menyebut, posko kesehatan berikut dokter dan paramedis disiagakan. Sebanyak 64 personel kesehatan paramedis dan tiga dokter dengan kualifikasi penanganan kondisi darurat disiagakan selama pelaksanaan lomba.

Personel kesehatan dari Yonkes-2 Marinir akan disiagakan di tiga pos di darat, di antaranya di pelabuhan PT. Bandar Bakau Jaya (BBJ) sebagai lokasi start perlombaan, satu posko kesehatan di Pulau Sangiang yang berada di lintas Selat Sunda dan di Pantai Tanjung Sekong, Dermaga PT. Jumbo Power Int. Merak sebagai lokasi finish perlombaan.

“Perlombaan renang dan dayung perahu karet lintas Selat Sunda harus menghadapi potensi gangguan di perairan yang berisiko pada kesehatan dan nyawa, sehingga personel kesehatan harus dipersiapkan secara matang,” terang Jefri, saat dikonfirmasi Cendana News di posko kesehatan pelaksanaan lomba renang dan dayung lintas selat sunda 2018 di pelabuhan PT. BBJ Bakauheni, Jumat (2/3/2018).

Kolonel Laut Dr. Jefri, Kepala Seksi Kesehatan dari Yonkes-2 Marinir pelaksanaan lomba Renang dan Dayung Lintas Selat Sunda 2018 [Foto: Henk Widi]
Menurutnya, posko kesehatan yang ada di tiga lokasi disediakan tempat pemeriksaan, obat-obatan dan ambulans. Tambahan personel juga disiagakan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, melalui sejumlah Puskesmas, yakni 15 personel kesehatan paramedis dan dokter sipil.

Dokter Jefri menyebut, saat ini satu unit ambulans dari Yonkes-2 Marinir disiagakan di pelabuhan PT. BBJ, ditambah lima unit ambulans dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan.

Persiapan personel kesehatan di posko kesehatan darat di PT. BBJ dikoordinasikan dengan RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM Kalianda dan disiagakan posko kesehatan di Pulau Sangiang dan di Merak disiapkan posko kesehatan di pantai Tanjung Sekong berkoordinasi dengan RS. Krakatau Medika Cilegon.

Beberapa jalur evakuasi dan petugas di sepanjang lintasan lomba renang dan dayung disiapkan dengan mempergunakan kapal khusus.

Kegiatan renang dan dayung perahu karet lintas Selat Sunda dalam rangkaian HUT ke-72 Marinir memiliki banyak tantangan. Arus kencang dan pusaran air yang bisa terjadi di jalur lintas Selat Sunda bagi para peserta harus dalam kondisi prima untuk bisa menaklukkan rintangan selama lomba renang dan dayung lintas Selat Sunda.

Sesuai dengan pelaksanaan dengan tantangan yang besar, panitia bahkan mewajibkan peserta ketat kepada calon peserta terutama untuk lomba renang. Persyaratan yang harus dipenuhi peserta lomba renang disebutnya mampu renang jarak jauh minimal 10 kilometer laut, mampu menggunakan fin dan snorkel, mampu berenang secara berkelompok dan mampu makan dan minum sambil berenang dan mampu melakukan penyelaman.

Baca Juga
Lihat juga...