banner lebaran

2018, Dinas PUPR Banjar Targetkan Kondisi Jalan Mantap

311
Ilustrasi - Dok CDN

MARTAPURA  – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, menargetkan pemenuhan standar pelayanan maksimal atas pembangunan fisik yang dilaksanakan tahun 2018 berupa pemeliharaan untuk menjaga kondisi jalan dalam keadaan mantap.

“Target kami bisa memenuhi standar pelayanan maksimal, yakni membangun infrastruktur jalan dan jembatan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Kadis PUPR Banjar M Hilman di Martapura, Minggu.

Ia mengatakan, target itu sesuai pendanaan yang terbatas, diterima Dinas PUPR, sehingga tidak ada kegiatan fisik skala besar yang dilaksanakan sepanjang tahun 2018 ini.

Dijelaskan dia, pemenuhan standar pelayanan minimal bidang infrastruktur itu dilakukan melalui pemeliharaan dan peningkatan untuk menjaga kondisi jalan dalam keadaan mantap.

“Panjang ruas jalan Kabupaten Banjar mencapai 1.840 kilometer terdiri dari jalan kabupaten sepanjang 781 kilometer dan jalan desa 1.168 kilometer dengan kondisi mantap,” ungkapnya.

Menurut dia, kondisi jalan mantap adalah keadaan badan jalan yang aman dan nyaman dilintasi kendaraan maupun orang, sehingga arus lalu lintas sekitarnya lancar tidak mengalami hambatan.

“Kondisi jalan mantap ini yang kami pertahankan, sehingga dilakukan evaluasi agar diketahui titik mana saja rusak dan perlu diperbaiki melalui pemeliharaan dan peningkatan kondisi jalan,” ucapnya.

Pemeliharaan dan peningkatan kondisi jalan, tambah dia, sesuai skala prioritas dengan jangka waktu tiga tahun untuk pemeliharaan dan setelah lima tahun ditingkatkan.

“Sesuai tahapannya, pemeliharaan rutin dilakukan satu tahun sekali disusul pemeliharaan berkala, setiap tiga tahun dan lima tahun evaluasi peningkatan kondisi jalan,” ujarnya.

Kepala Bidang Bina Marga PUPR Banjar Solhan mengatakan, kegiatan fisik yang akan dilaksanakan pada 2018 sebanyak 42 paket dan prosesnya sudah tahapan penelitian dan pengkajian dokumen.

“Seluruh paket pelelangan sudah masuk tahap penelitian atas dokumen lelang yang disampaikan ke Unit Layanan Pengadaan sebelum ditentukan siapa pemenang lelang,” kata dia.

Ditambahkan, kegiatan fisik yang dilaksanakan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa dan kecamatan. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.