52 Tim Bersaing di Kontes Robot Sumatera

315
Ilustrasi robot manusia - Foto: Dokumentasi CDN

PEKANBARU  – Sebanyak 52 tim dari berbagai perguruan tinggi di Pulau Sumatera saling bersaing untuk menjadi yang terbaik pada Kontes Robot Regional 1 Sumatera, yang digelar di GOR Tribuana Kota Pekanbaru, Riau.

Dalam lomba pada Sabtu, sebanyak empat kategori dilombakan, yakni Kontes Robot Abu Indonesia (KRAI), Kontes Robot Pemadam Api (KRPAI) Berkaki, Kontes Robot Sepakbola Indonesia (KRSBI) Beroda dan Kontes Robot Seni Tari indonesia (KRSTI).

Pertandingan berlangsung cukup seru karena finalis akan menjadi perwakilan untuk bertanding di kontes robot tingkat nasional. Salah satu tim yang diunggulkan dari Provinsi Riau adalah dari Politeknik Caltex Riau (PCR). Pada tahun ini, PCR dua tim yang akan bertanding pada kategori lomba KRPAI dan KRSBI.

“Pada KRI Regional 1 Sumatera ini PCR menurunkan dua tim yakni Tim Al-Ahsan 6 yang akan bertanding di kategori KRPAI dan Tim Al-Fathan yang akan bertanding di KRSBI,” kata pembimbing Tim Robot PCR, Elva Susianti.

Untuk Kategori KRPAI, PCR menggunakan satu robot, sedangkan untuk KRSBI mereka menurunkan tiga robot.

Tim Robot PCR yang terdiri dari mahasiswa teknik PCR ini telah melakukan persiapan yang matang. Sebelumnya PCR pernah sebagai tuan rumah KRI Regional 1 Sumatera pada tahun 2016, dan juga pernah menjuarai KRI Tingkat Nasional pada tahun 2008.

“Tentunya kita berharap Tim Robot dari PCR bisa meraih prestasi pada KRI 2018 Regional 1 Sumatera ini. Persiapan sebaik mungkin sudah kita lakukan, semoga hasilnya sesuai yang kita harapkan,” katanya.

Sekretaris Panitia Kontes Robot Indonesia Regional 1, Prof Dr Zuchra Helwani, mengatakan kegiatan tersebut berada di bawah naungan Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Kontes Tingkat regional akan diselenggarakan pada empat wilayah regional, yaitu regional 1 pada area Sumatera, regional 2 area Jawa bagian barat, Kalimantan bagian barat, dan Sulawesi, regional 3 pada area Jawa bagian tengah, Kalimantan bagian timur dan selatan, serta untuk regional 4 pada area Jawa bagian timur, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

KRI dilaksanakan dalam beberapa tahapan seleksi yakni seleksi proposal, seleksi regional, seleksi nasional hingga mendapat tim terbaik yang akan mewakili Indonesia diajang Konteks Robot Internasional.

Lebih lanjut ia menjelaskan juara pertama KRAI Tingkat Nasional 2018 ini, nantinya akan menjadi wakil Indonesia pada ABU Robocon 2018 di Ninh Binh, Vietnam. Juara pertama KRPAI Tingkat Nasional 2018 akan menjadi wakil Indonesia pada Trinity College International Robot Contest 2019 di Hartford, Connecticut, Amerika Serikat.

Pada kesempatan berbeda, Dr Syapsan ME, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Riau (UR) menyampaikan apresiasinya terhadap kepercayaan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi menunjuk Unri sebagai tuan rumah.

“Penunjukan UR tuan rumah KRI tahun 2018 merupakan peluang yang besar bagi Unri untuk melaksanakan event bergengsi ini. Tidak semua Perguruan Tinggi ataupun institusi yang diberikan kepercayaan untuk melaksanakan kontes ini. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berjalan lancar, khususnya UR sebagai tuan rumah dan pesrta ajang KRI terpilih sebagai tim yang terbaik pada tingkat regional yang akan diikutsertakan di Surabaya,” kata Syapsan. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.