Akhir Libur Paskah, Kendaraan Padati Pelabuhan Bakauheni

Editor: Satmoko

305

LAMPUNG – Ribuan kendaraan berbagai jenis di antaranya kendaraan pribadi, truk dan kendaraan roda dua memadatai area pelabuhan Bakauheni di tollgate pembelian tiket hingga sejumlah area parkir pelabuhan.

Sugeng Purwono, Manager Operasional PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Persero cabang Bakauheni menyebut, ada peningkatan arus pengguna jasa penyeberangan. Peningkatan tersebut diakuinya dibandingkan hari biasa serta libur akhir pekan.

Sugeng Purwono juga menyebut sesuai dengan data jumlah penumpang yang menyeberang dari pelabuhan Merak Banten pada libur Paskah tercatat sebanyak 5.000 kendaraan.

Dari total 5.000 kendaraan hingga Minggu siang (1/4) tercatat ada sebanyak 1.500 yang sudah kembali ke Pulau Jawa. Tercatat masih ada sekitar 3.500 kendaraan yang belum kembali dan diprediksi akan terus mengalir hingga malam hari.

“Tren pemudik dalam arus liburan memilih perjalanan pada pagi hari dan sore hari dengan kondisi jalan belum panas dan menghindari kemacetan. Apalagi saat ini akses jalan tol trans Sumatera sudah dioperasikan sebagian,” terang Sugeng Purwono, Manager Operasional PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni saat dikonfirmasi Cendana News di ruangannya, Minggu (1/4/2018).

Antrian kendaraan menunggu naik ke dermaga tiga pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan [Foto: Henk Widi]
Sisa kendaraan yang belum kembali diakui Sugeng Purwono merupakan kendaraan yang masih memanfaatkan liburan akhir pekan (long week end). Sesuai dengan data tiga hari sejak Jumat (30/3) pelabuhan Bakauheni menyeberangkan sebanyak 866 unit kendaraan roda dua, kendaraan roda empat berupa kendaraan pribadi dan kendaraan barang sebanyak 4.772 unit kendaraan.

Meski sempat terjadi antrian di loket pembelian tiket kendaraan Sugeng menyebut tidak mencapai ratusan meter.

Lonjakan arus kendaraan yang akan kembali ke Pulau Jawa diakui Sugeng telah diantisipasi dengan penyiapan sebanyak tiga loket kendaraan roda dua. Pada hari biasa loket tetap hanya disediakan satu unit dan saat libur panjang Paskah disediakan dua loket tambahan. Berbeda dengan loket penjualan tiket kendaraan roda dua yang ditambah, roda empat sebanyak 8 loket.

Selain loket kendaraan roda dua dan roda empat, memperlancar arus balik libur Paskah Pelabuhan Bakauheni juga menyiagakan sebanyak lima dermaga dan sebanyak 30-33 kapal roll on roll off (Roro) dengan trip per hari sekitar 98 hingga 100 trip atau perjalanan kapal. Jumlah kapal tersebut akan berkurang dan bertambah menyesuaikan arus kepadatan kendaraan yang berasal dari Pulau Sumatera.

“Pantauan kondisi di tollgate pembelian tiket kendaraan terus kita lakukan untuk mengantisipasi penumpukan di area dermaga dan diprediksi tengah malam akan terurai,” beber Sugeng Purwono.

Peningkatan arus kendaraan roda dua dan roda empat yang menyeberang dari Pulau Sumatera juga diakui Gigih Supardi, asisten supervisi PT. Mata Pencil Globalindo. Pada dua hari berturut turut kendaraan roda dua disebutnya terus meningkat.

Pada Jumat (30/3) tercatat sebanyak 704 unit kendaraan roda dua diseberangkan, pada Sabtu (31/3) tercatat sebanyak 866 unit kendaraan roda dua diseberangkan. Pada Minggu sore (1/4) jelang petang data sementara tercatat ada lebih dari 900 kendaraan roda dua diseberangkan.

Gigih Supardi (bertopi), Asisten Supervisi PT.Mata Pencil Globalindo pengelola penjualan tiket di pelabuhan Bakauheni Lampung [Foto: Henk Widi]
Gigih Supardi menyebut kedatangan kendaraan roda dua didominasi oleh para pemotor yang melakukan perjalanan touring secara rombongan. Satu rombongan disebutnya terdiri dari klub motor berbagai merk dengan jumlah 30 hingga 50 motor. Mengantisipasi kepadatan jalur beberapa petugas pengarah lalu lintas dikerahkan agar kendaraan roda dua membeli tiket dengan tertib.

“Saat kondisi antrian padat di depan tollgate pengendara roda dua kerap bingung karena loket ada di lokasi paling kiri gerbang loket pembelian tiket sehingga ada petugas pengarah,” terang Gigih Supardi.

Selain kendaraan roda dua yang mendominasi, kendaraan truk barang dengan kisaran 500 hingga 800 kendaraan menyeberang pada libur akhir pekan. Jumlah tersebut akan terus meningkat jelang bulan Ramadan terutama untuk kendaraan ekspedisi pengangkut kebutuhan pokok.

Sempat mengalami antrian kendaraan roda dua dan roda dua hingga maghrib, Gigih Supardi menyebut berangsur kendaraan dari Pulau Sumatera mulai berkurang.

“Selama arus liburan ini kapal-kapal berukuran besar sudah disiagakan sehingga antrian di setiap dermaga dengan cepat terangkut ke kapal,” terang Gigih Supardi.

Pantauan Cendana News sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat memadati sejumlah dermaga yang beroperasi. Area parkir dermaga 1, 2 ,3 ,6 dan 7 yang padat oleh kendaraan bahkan langsung terangkut oleh kapal roro yang melayani rute pelabuhan Bakauheni ke Merak dan sebaliknya.

Kondisi cuaca yang cukup mendukung dengan alun laut, kecepatan angin yang tenang membuat perjalanan kapal ditempuh dalam waktu 60 menit hingga 90 menit dari pelabuhan Bakauheni ke Merak dan sebaliknya.

Baca Juga
Lihat juga...