Akses Internet Tidak Tersedia, 101 Siswa di Mentawai Tidak Ikut UNBK

Editor: Irvan Syafari

298
Sekretaris Dinas Pendidikan Sumatera Barat Bustavidia-Foto: M. Noli Hendra.

PADANG — Sebanyak 25.458 siswa siswi Sekolah Menengah Kejuruan di Sumatera Barat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018 dari 198 sekolah.

Dari jumlah ini, masih ada 101 peserta lagi yang terdapat di 2 sekolah yang tidak bisa menjalani UNBK, akibat dari tidak adanya akses akses internet.

Sekretaris Dinas Pendidikan Sumatera Barat Bustavidia mengatakan, untuk dua sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Pensil (UNBP) itu, seluruhnya terdapat di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Sampai saat ini daerah tersebut belum memiliki jangkauan akses internet yang bagus.

“Jadi kalau ditotalkan secara keseluruhan peserta yang melaksanakan ujian nasional 25.559 peserta dan 200 SMK di seluruh daerah di Sumatera Barat,” katanya, Senin (2/4/2018).

Ia menyebutkan, pelaksanaan UN SMK ini akan berlangsung hingga Kamis 6 April 2017. Tiap harinya para siswa mengerjakan soal ujian untuk satu mata pelajaran.

Bagi sekolah yang menyelenggaran UNBK, ujian akan dilangsungkan dalam beberapa shift tergantung jumlah siswa. Hal itu lantaran fasilitas komputer yang terbatas. Untuk shift pertama, ujian nasional akan dimulai pada pukul 07.00 WIB.

“Seharusnya tahun ini bisa lebih banyak sekolah yang bisa menyelenggarakan UNBK. Hanya karena persoalan akses internet yang kurang terpenuhi, sehingga dalam penyelenggaraan UNBK 2018 berada di angka 99.6 persen,” ucapnya.

Persoalan keterbatasan komputer pihak Dinas Pendidikan juga sudah order dengan e-Katalong dari LKPP untuk pengadaan komputer.

Sementara itu Kepala Sekolah SMKN 1 Padang Adril mengatakan, khusus di sekolahnya ada 463 siswa yang mengikuti UNBK. Namun ada satu siswa yang tidak bisa ikut ujian, dikarenakan meninggal dunia akibat disengat listrik di rumahnnya pada hari Jumat pekan kemarin.

“Jadi dengan telah berkurangnya satu siswa, total yang mengikuti UNBK di SMKN 1 Padang ada 462 siswa,” sebutnya.

Sepanjang berlangsungnnya UNBK di SMKN 1 Padang itu, tidak ada gangguan apapun, seperti jaringan internet dan listrik. Terkait adanya kemungkinan pemadaman listrik, pihak sekolah telah menyediakan genset.

Baca Juga
Pendidikan Karakter, Dibutuhkan untuk Menjaga NKRI BUKITTINGGI – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mendukung upaya pembangunan karakter Sumber Daya Manusia (SDM) sejak dini. Hal tersebut dapat dil...
Wujudkan Ramah Anak, Guru Diminta Tekan Anggapan S... PADANG --- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Burhasman menyebutkan, selain tempat belajar, suasana yang aman dan nyaman bagi anak-anak ...
Dr. Yulizal Yunus: Dulu Ulama Juga Berpolitik PADANG --- Salah seorang sastrawan di Minangkabau, Sumatera Barat, Yulizal Yunus resmi menyandang gelar Doktor Sastra Islam di Universitas Islam Neger...
Membangun Iklim Kewirausahaan di Kalangan Siswa PADANG - Tiga daerah di Sumatera Barat dipilih menjadi lokasi diselenggarakannya rangkaian kegiatan BUMN Hadir untuk Negeri yang dalam rangkaian mempe...
Irwan Harap Pertukaran Palajar SMN Berikan Dampak ... PADANG --- Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno berharap program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2018 yang diselenggarakna oleh BUMN (Badan Usaha Mil...
SMKN 1 Koto Baru Dharmasraya, Ikon Pengembangan Te... DHARMASRAYA - SMKN 1 Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, merupakan salah satu sekolah yang ada di Provinsi Sumatera Barat, menjadi sekolah program Techn...
Pelajar di Sumbar Diminta Tingkatkan Pengetahuan T... PADANG - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Burhasman, meminta kepada para siswa SMA/SMK untuk mampu meningkatkan pengetahuan terhadap p...