banner lebaran

Alokasi Gas Bersubsidi di Bantul, Naik 2 Persen

242
Gas bersubsidi, ilustrasi -Dok: CDN

BANTUL – Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, menyatakan alokasi elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram untuk daerah itu pada 2018 mengalami kenaikan dua persen dibandingkan dengan pada 2017.

“Kami sudah komunikasi dengan Pertamina Semarang, bahwa jumlah elpiji tiga kilogram atau yang bersubsidi itu dari tahun 2017 ke 2018 ada kenaikan dua persen,” kata Kepala Dinas Perdagangan Bantul, Subiyanto Hadi, di Bantul, Senin (16/4/2018).

Pihaknya tidak menyebutkan selisih alokasi elpiji tiga kilogram dari tahun lalu ke tahun ini, tetapi kuota yang diberikan Pertamina pada 2018 sebanyak 9.031.000 tabung atau sekitar 27 matrik ton dalam satuan gas.

Ia menjelaskan, kenaikan alokasi atau kuota elpiji itu karena berbagai faktor, seperti pertumbuhan industri mikro dan rumah tangga pengguna bahan bakar bersubsidi. Informasi kenaikan itu diketahui beberapa waktu lalu.

“Dan, untuk elpji ini baru mau kita rapatkan minggu depan bersama Hiswana Migas (Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas). Nanti akan kita alokasikan, agar titik-titik lokasi di Bantul itu tidak ada kelangkaan,” katanya.

Subiyanta menjelaskan, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, dengan model distribusi elpiji yang dibagi rata dalam 12 bulan, sempat terjadi gejolak pada bulan-bulan tertentu saat permintaan tinggi.

Kan ada bulan-bulan yang butuh banyak elpji, ini yang akan kita sepakati. Artinya, Bantul dengan kuota 9.031.000 elpiji tiga kilogram itu akan kita bagi berapa agennya di 17 kecamatan, nanti kita atur Januari sampai Desember tidak sama alokasinya,” katanya.

Ia mencontohkan, pada bulan bertepatan dengan menjelang Idul Fitri dan pada liburan Natal, alokasinya berbeda dengan bulan-bulan biasa, dan secera detail alokasinya akan dirapatkan.

“Nanti akan kita alokasikan sesuai dengan prediksi agar tidak ada kelangkaan, karena tahun-tahun lalu ada bulan yang kelebihan tapi di bulan-bulan tertentu kekurangan. Ini akan kita kondisikan seperti itu,” katanya. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.