Amerika Serang Suriah, Rusia Ajukan Resolusi PBB

417
Ilustrasi Peta wilayah Suriah - Foto: Dokumentasi CDN

NEW YORK – Rusia pada Sabtu (14/4/2018) resmi mengajukan rancangan resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB, untuk mengutuk agresi terhadap Republik Arab Suriah oleh Amerika Serikat dan sekutunya. Serangan tersebut dianggap sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional dan Piagam PBB.

Belum ada kejelasan soal kapan pemungutan suara atas rancangan resolusi itu akan dilakukan. Sejumlah diplomat di PBB menilai, rancangan itu tampaknya tidak akan memenuhi minimal sembilan suara yang dibutuhkan untuk menekan veto oleh Amerika Serikat, Prancis atau Inggris.

Untuk dapat disahkan, resolusi membutuhkan sedikit-dikitnya sembilan suara dukungan dan tidak dikenai veto atau penolakan dari Rusia, China, Prancis, Inggris atau Amerika Serikat.

Sementra itu, Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan, serangan pimpinan Amerika Serikat ke Suriah menunjukkan kegagalan kekuatan Barat dalam mencapai tujuan mereka di Suriah. Serangan tersebut dilakukan setelah kekalahan kelompok garis keras yang disebutnya mendapatkan dukungan asing.

Bashar mengeluarkan pernyataan itu dalam pembicaraan telepon dengan Presiden Iran Hassan Rouhani. Rouhani menelepon Assad setelah serangan pimpinan AS menghantam Suriah. “Serangan itu terjadi setelah pasukan penjajah, yang mendukung para teroris, menyadari bahwa mereka kehilangan kendali. Merasa bahwa mereka kehilangan kepercayaan di depan rakyat mereka sendiri dan dunia,” kata Assad.

Sementara itu Rouhani menyampaikan kecaman kerasnya atas serangan peluru kendali yang dilakukan bersama-sama oleh Amerika Serikat, Inggris dan Prancis. Rouhani juga menekankan dukungan Iran terhadap pemerintah Suriah. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...