Anies: Pemprov akan Fasilitasi Anggota OK OCE Dapat Pinjaman Modal

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

301

JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menjawab pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD terkait dengan RPJMD menyebutkan, pembangunan di Jakarta ke depannya akan menyejahterahkan semua warga. Meliputi aspek keadilan, keberadaban, sosial dan budaya.

“Kami ingin agar Pemprov DKI Jakarta menjalan amanat yang dititipkan kepada kami untuk pembangunan Jakarta. Sebanyak-banyaknya dipakai untuk kegiatan yang sifatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” kata Anies di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (3/4/2018).

Anies menyampaikan, program OK OCE di 44 Kecamatan sebagai penggerak utama wirausaha warga, untuk mewujudkan 200.000 wirausaha dan 200.000 ribu lapangan pekerja.

Menjawab pertanyaan Fraksi Partai Nasdem dan Fraksi PDIP mengenai permodalan kepada peserta OK OCE ia menyebutkan, Pemerintah Provinsi akan memberi akses untuk mendapatkan modal.

“Pemprov DKI Jakarta memfasilitasi akses permodalan melalui bank serta lembaga keuangan non-bank. Tetapi, tidak secara langsung,” ujarnya.

Anies mengatakan anggota OK OCE harus mengikuti pelatihan dan penyuluhan terlebih dahulu. Kemudian, akan dibekali tata cara pengajuan perizinan, akses pemasaran, pelaporan keuangan hingga memiliki kemampuan sebagai wirausaha mandiri. Sehingga akan lebih mudah dalam akses permodalan.

Sebelumnya, Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta menyoroti terkait program OK OCE dalam rapat paripurna. Fraksi Nasdem meminta kepada Anies-Sandi untuk memberikan modal bagi peserta OK OCE mewujudkan target 200.000 wirausaha baru dalam lima tahun.

Nasdem meminta Anies-Sandi memberikan modal minimal Rp 5 miliar untuk progran OK OCE di setiap kecamatan.

“Fraksi Nasdem menyarankan gubernur mempercepat mewujudkan hal itu dengan menyandingkan program pengadaan modal kepada para calon pewirausaha sekurang-kurangnya Rp 5 miliar per kecamatan,” kata Ketua Fraksi Partai Nasdem Bestari Barus, kemarin.

Baca Juga
Lihat juga...