Banjir dan Longsor Melanda Wilayah Cilacap

252
Longsor, ilustrasi -Dok: CDN

CILACAP – Banjir dan longsor dilaporkan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, akibat hujan lebat yang terjadi pada Senin (2/4) malam.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Cilacap, Martono, menngatakan, genangan banjir sudah mulai surut sejak dini hari tadi, namun longsor masih dalam penanganan.

Ia mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima BPBD Cilacap, banjir yang terjadi pada Senin (2/4) malam sempat menggenangi Desa Sindangsari, Padangjaya, Pahonjean, dan Mulyadadi, Kecamatan Majenang.

Banjir di Desa Sindangsari dan Padangjaya disebabkan limpasan dan jebolnya tanggul Sungai Cilopadang di belakang SPBU Padangjay, sedangkan banjir di Desa Mulyadadi dan Pahonjean akibat limpasan dari Sungai Cijalu yang tidak mampu menampung debit air.

Akibat kejadian tersebut, 10 rumah warga di Desa Sindangsari terendam banjir dengan ketinggian air berkisar 20–60 centimeter sehingga sebanyak lima keluarga mengungsi ke musala terdekat, sedangkan banjir di Desa Mulyadadi merendam 19 rumah dengan ketinggian air berkisar 10-60 centimeter, sehingga 10 keluarga mengungsi ke rumah tetangga.

“Saat ini, genangan air sudah surut. Kami akan segera mengirimkan logistik berupa karung plastik untuk penanganan darurat terhadap tanggul yang jebol serta makanan untuk konsumsi pengungsi dan warga yang bekerja bakti,” katanya, Selasa (3/4/2018).

Sementara, untuk tanah longsor, kata dia, terjadi di Dusun Cirangkong, Desa Bener, menutup ruas jalan kabupaten menuju Desa Sepatnunggal, Sadahayu, dan Pengadegan.

Karena tertutup material longsoran, warga yang hendak menuju desa-desa tersebut harus memutar melalui Desa Boja.

Kepala Unit Pelaksana Teknis BPBD Cilacap Wilayah Majenang, Edi Sapto Priyono, mengatakan hingga Selasa (3/4) pagi, banjir yang menggenangi empat desa telah surut.

“Namun, banjir tersebut masih menggenangi areal persawahan siap panen. Tanaman padi yang tadinya sudah kering dan siap dipanen, akhirnya basah karena genangan air,” katanya.

Terkait dengan longsoran di Dusun Cirangkong, dia mengatakan pihaknya akan segera menanganinya, agar ruas jalan yang tertimbun longsor dapat dilalui kendaraan kembali. (Ant)

Lihat juga...

Isi komentar yuk