banner lebaran

BNNP DIY Gencarkan Peningkatan Wawasan Bahaya Narkoba

276

YOGYAKARTA – Badan Narkotika Nasional Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta akan menggencarkan upaya peningkatan wawasan bahaya narkoba di sekolah untuk menekan jumlah penyalahguna narkoba di kalangan pelajar.

Kepala Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), DIY AKBP Mujiyana, mengatakan peningkatan wawasan bahaya barkoba akan ditanamkan melalui satuan tugas (satgas) antinarkoba sekolah.

“Peningkatan wawasan bahaya narkoba masih perlu ditingkatkan mengingat penggunaan narkoba masih didominasi pelajar dan mahasiswa,” katanya, Rabu (4/4/2018).

Berdasarkan penelitian yang dilakukan BNN bersama perguruan tinggi pada 2016, pengguna narkoba di Indonesia kategori pelajar dan mahasiswa mencapai 27,32 persen dari seluruh kategori pengguna narkoba.

Untuk mendukung sekolah menanggulangi penggunaan narkoba di tingkat pelajar, kata dia, tahun ini BNNP DIY akan meningkatkan pengaderan santuan tugas antinarkoba di sekolah.

Hingga saat ini, hampir di seluruh SMA/SMK di DIY telah terbentuk satgas antinarkoba. Masing-masing satgas memiliki anggota hingga mencapai seratusan orang.

“Untuk perguruan tinggi juga demikian, meski masih perlu ditambah jumlahnya, hingga saat ini satgas antinarkoba sudah ada di fakultas-fakultas,” katanya.

BNNP DIY juga memiliki program Pemberdayaan Sekolah Bebas Narkoba (PSBN). Melalui program itu, siswa akan dibimbing dan dilibatkan dalam pencegahan narkoba di lingkungan sekolah maupun tempat tinggalnya secara mandiri.

“Siswa dibekali cara melakukan tes urine sehingga mereka juga dapat melakukannya kepada temannya yang lain yang dicurigai menggunakan narkoba,” kata dia.

Upaya meminimalisasi potensi penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda, menurut dia, tidak cukup membutuhkan peran guru atau orang tua, namun juga peran teman para siswa dalam pergaulan.

“Penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar biasanya bermula dari rokok dan minuman keras,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.