Dispar Optimis Geopark Rinjani Genjot Pariwisata NTB

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

404

MATARAM — Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu. Mohammad Faozal optimis ditetapkannya Gunung Rinjani sebagai Geopark Dunia akan berdampak besar bagi kemajuan pariwisata.

“Untuk meraih status Geopark Dunia, tidak mudah dan banyak hal yang dinilai, mulai soal kelestarian alam, flora dan fauna dan semua itu ada ditemukan di Rinjani, makanya ditetapkan oleh UNESCO,” kata Faozal di Mataram, Kamis (19/4/2018).

Dengan penetapan tersebut, termasuk potensi dan keanekaragaman hayati yang dimiliki, akan mampu menggenjot kemajuan pariwisata NTB, utamanya menaikkan tingkat kunjungan.

Faozal juga berkeyakinan, target empat juta kunjungan wisatawan Nusantara maupun mancanegara akan tercapai pada 2018, yang sudah pasti akan berdampak juga bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Karena itulah, segenap lapisan masyarakat, termasuk pemangku kepentingan, supaya dalam proses tata kelola Rinjani, menjaganya harus bersama sama. Tidak bisa berjalan sendiri, mulai soal masalah sampah hingga keberpihakan pengelolaan SDM,” sebutnya.

Ditambahkan, status Rinjani sendiri sebagai Geopark Dunia akan dievaluasi setiap dua tahun sekali dan bisa saja dicabut kalau tidak dirawat dan dijaga dengan baik.

Sebelumnya, Gubernur NTB, Zainul Majdi mengatakan, pasca penetapan Rinjani sebagai Geopark dunia, pekerjaan berat Pemprov bersama kabupaten kota termasuk masyarakat dan aktivis pecinta lingkungan, bagaimana memastikan kelestrian bisa tetap terjaga.

“Kita tentu sangat bangga dengan penetapan Rinjani sebagai Geopark Dunia, tapi lebih penting, bagaimana kelestrian kawasan harus dipastikan bisa tetap terjaga dengan baik pasca penetapan,” kata Majdi.

Selain memastikan kualitas lingkungan di Geopark Rinjani tetap terjaga, masalah kebersihan juga harus menjadi perhatian, khususnya di pusat keramaian yang menjadi ‘tracking’.

“Jadi ketika sudah menjadi global geopark, tugas kita bersama adalah menjaganya,” tambahnya.

Kepada masyarakat maupun wisatawan, Majdi mengharapkan bisa menjaga kelestarian dan kebersihan saat melakukan proses pendakian di kawasan Rinjani.

“Saya berharap, keberadaan Rinjani sebagai Geopark Dunia diharapkan akan bisa menjadi satu keunggulan baru untuk ‘exotourisme’ baru di NTB dan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan,” terangnya.

Mengenai dampak ditimbulkan dari penetapan Rinjani sebagai Geopark Dunia, Majdi menyebutkan pasti ada dan besar, tapi kalau dampak dalam waktu dekat, tentu tidak bisa secara instan.

“Wisata berkembang, tenaga kerja akan lebih banyak terserap, industri kreatif akan lebih berkembang. Yang lebih penting dari itu, dengan penetapan Rinjani sebagai Geopark Dunia, Pemda NTB akan lebih hati-hati dalam mengembangkan kawasan,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...