Edukasi Masyarakat Lewat Ngopi Gratis Sebulan Penuh

Editor: Satmoko

408

MALANG – Bagi sebagian kalangan masyarakat, ada yang menganggap bahwa mengkonsumsi kopi bisa menimbulkan penyakit. Tapi bagi para penikmat kopi, mengkonsumsi kopi justru menyehatkan.

Hal inilah yang kemudian melatarbelakangi Komunitas Malang Sejuta Kopi kembali mengadakan acara Ngopi Gratis sebulan penuh di 40 kedai kopi yang berada di Malang raya.

Ketua Malang Sejuta Kopi, Laksono Budiarto, mengatakan selama ini banyak masyarakat yang enggan datang ke kedai kopi karena adanya anggapan bahwa dengan meminum kopi bisa menimbulkan banyak penyakit. Anggapan tersebut muncul karena kurangnya edukasi masyarakat mengenai kopi.

Ketua Malang Sejuta Kopi Laksono Budiarto. Foto: Agus Nurchaliq

“Untuk itu, melalui acara ngopi gratis ini kami ingin memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana cara mengkonsumsi kopi yang sehat sehingga akan muncul penikmat-penikmat kopi yang baru,” ujarnya kepada Cendana News, Minggu (1/4/2018).

Selain itu kita ajarkan juga kepada masyarakat berbagai proses yang harus dilalui hingga kopi siap untuk dinikmati.

Tujuan selanjutnya menurut Budi yakni menjadikan Malang raya sebagai destinasi wisata kopi bagi para pencinta kopi. Bahkan siapapun akan merasa tidak layak disebut sebagai penikmat kopi jika belum merasakan kopi Malang.

Aneka kopi Malang raya. Foto: Agus Nurchaliq

Lebih lanjut Budi menyampaikan, letak geografis Malang yang dikelilingi banyak gunung menjadi keuntungan tersendiri, yang tidak dimiliki daerah lain. Karena dari lereng-lereng gunung inilah dihasilkan kopi berkualitas dengan rasa yang lebih beragam.

“Kopi-kopi di sini berasal dari empat lereng gunung yakni lereng gunung Arjuno, Bromo, Semeru dan lereng gunung Kawi. Jadi hampir semua petani kopi di daerah tersebut sudah kita gandeng untuk kita angkat kopinya,” terangnya.

Sementara itu Budi menyampaikan bahwasanya acara yang diadakan hari ini di koridor timur Malang Town Square merupakan acara pembuka dari Ngopi Gratis sebulan penuh selama bulan April.

Nantinya dari 40 kedai kopi yang ikut berpartisipasi, setiap harinya akan menyediakan 20 cup kopi untuk diberikan secara gratis kepada masyarakat.

“Hari ini kita menampilkan festival kopi etnik yakni penyajian kopi secara tradisional dan bernuansa tempo dulu sebagai pertanda dimulainya Ngopi Gratis di Malang raya selama sebulan penuh,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...