Gili Bidara Lombok, Pesona Wisata Bawah Laut

Editor: Satmoko

333

LOMBOK – Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) termasuk salah satu kabupaten di Pulau Lombok yang memiliki banyak objek wisata alam maupun wisata pantai. Termasuk adanya gili atau pulau kecil dengan pesona dan keindahan yang khas.

Gili Bidara misalnya, satu di antara banyak gili di Kabupaten Lombok Timur yang selain memiliki keindahan daratan dengan pasir putih, juga keindahan bawah laut berupa terumbu karang, cocok bagi wisatawan pecinta snorkeling.

Lokasi jauh dengan promosi yang masih minim membuat Gili Bidara Lombok Timur belum banyak diketahui dan dikunjungi wisatawan, terutama wisatawan mancanegara.

Kebanyakan pengunjung yang datang dan melakukan liburan ke Gili Bidara dari masyarakat lokal, terutama masyarakat Lombok Timur.

“Gilinya bagus, masih sangat alami dan indah. Ada pula terumbu karang bawah laut, cocok sekali sebagai tempat liburan bagi wisatawan khususnya pecinta snorkeling,” kata Edi, warga Kabupaten Lombok Timur, Minggu (1/4/2018).

Edi (pakai topi) saat liburan bersama temannya di Gili Bidara, Kabupaten Lombok Timur. Foto: Turmuzi

Menurutnya, wisata bawah laut Gili Bidara bisa menjadi spot liburan yang menyenangkan, pecinta snorkeling dan diving yang datang dipastikan bakalan merasa betah kalau sudah tahu bagaimana keindahan bawah laut Gili Bidara.

Bahkan keindahan dan kemolekan pesona bawah laut Gili Bidara tidak kalah jauh dengan wisata bawah laut di Sekotong Lombok Barat dan Gili Terawangan Lombok Utara.

Erol, warga Lombok Timur lain mengatakan, bagi wisatawan pecinta gunung, dari Gili Bidara yang cantik juga bisa menikmati kemegahan gunung tertinggi di pulau Lombok, Gunung Rinjani. Perpaduan indah dari guratan gunung, lautan serta langit biru akan sangat memanjakan mata.

Gili Bidara sendiri merupakan salah satu dari beberapa gugusan gili, yakni Gili Petagan dan Gili Kondo, yang dimiliki Kabupaten Lombok Timur, dengan lokasi tidak terlalu berjauhan sehingga bisa dikunjungi dalam seharian sekaligus.

“Untuk mencapai Gili Bidara Lombok Timur, dari Bandara Lombok International Airport bisa ditempuh menggunakan mobil rencar atau kendaraan grab, dengan jarak tempuh 1 sampai 1,5 jam perjalanan,” katanya.

Dari pinggiran Gili Lampu, wisatawan menyeberang menggunakan perahu nelayan dengan biaya Rp300 ribu. Gili cantik ini termasuk ke dalam jajaran pulau kecil yang tidak menyediakan penginapan.

Hanya terdapat sebuah pendopo untuk berteduh yang dinamakan berugak sehingga kalau berkunjung ke Gili Bidara juga, jangan lupa membawa perbekalan ataupun tenda jika ingin menginap. Alternatif lain, wisatawan bisa singgah di Gili Kondo jika ingin beristirahat di homestay.

Baca Juga
Menpar Beber Tiga Strategi Pemulihan Pariwisata NT... JAKARTA --- Pemulihan pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB) dijanjikan pemerintah sesuai rencana yakni melalui tiga tahapan yang telah ditetapkan. ...
Semarak Sail Pulau Moyo Tambora 2018 JAKARTA --- Sebanyak lima penerjun paramotor beratraksi di langit biru Pulau Moyo, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Mereka berputar-putar di atas laut se...
Kebun Jambu Kristal Kopang, Wisata Pemandangan Hij... LOMBOK - Mengunjungi dan melihat pemandangan hijau menjadi pilihan sebagian masyarakat. Terutama musim panas seperti sekarang sebagai tujuan liburan d...
Melepas Kepenatan dengan Guyuran Air Terjun Jaran ... LOMBOK --- Berbicara keindahan objek wisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat, terutama Pulau Lombok yang di mata sebagian wisatawan kerap disebut sebag...
Agustus, Pemesanan Tiket Rinjani, Online MATARAM - Kepala Balai Taman Global Geopark Rinjani, Sudiyono mengatakan, mulai bulan Agustus 2018, pihak pengelola Rinjani mulai memberlakukan pembel...
Sensasi Air Terjun Semporonan Lombok LOMBOK --- Kawasan Rinjani tidak saja dikenal karena keindahan alamnya, tapi juga objek wisata air dengan pesona luar biasa. Ada banyak air terjun yan...
KEK Mandalika Tingkatkan Kunjungan Wisman MATARAM – Selain Senggigi dan tiga Gili di Kabupaten Lombok Utara, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Lombok Tengah kini menjadi salah satu destin...