hut

Gubernur Jambi Zumi Zola Diperiksa KPK Sebagai Tersangka

Editor: Irvan Syafari

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta-Foto: Eko Sulestyono.

JAKARTA — Setelah sempat mangkir ebberapa kali memenuhi panggilan pemeriksaan, Gubernur Jambi Zumi Zola akhirnya tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta. Zumi enggan memberikan pernyataan saat ditanya wartawan terkait panggilan pemeriksaan yang dikakukan penyidik KPK hari ini.

Sesampainya di dalam Gedung KPK, Zumi langsung bergegas naik ke lantai II menuju ke ruangan pemeriksaan dengan diantar sejumlah pengacara sekaligus penasehat hukumnya.

Ini merupakan pemeriksaan kesekian kalinya yang dilakukan penyidik KPK setelah dirinya secara resmi telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi wartawan membenarkan ada agenda pemeriksaan yang dilakukan penyidik KPK terhadap Zumi Zola. Hingga saat ini Zumi masih menjalani pemeriksaan dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus pemberian maupun penerimaan suap atau gratifikasi.

“Gubernur Jambi Zumi Zola saat ini sedang menjalani pemeriksaan sekaligus dimintai keterangan oleh penyidik KPK terkait kasus perkara korupsi pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Jambi, Tahun Anggaran (TA) 2018,” ujar Febri di Gedung KPK Jakarta, Senin (9/4/2018).

Penyidik KPK hingga saat ini masih terus mendalami atau menyelidiki terkait adanya dugaan sejumlah aliran dana yang diduga berasal dari commitment fee sebagai imbal balik dalam proses lelang tender sejumlah proyek-proyek strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi. Aliran dana tersebut diduga diberikan oleh sejumlah pengusaha atau kontraktor setempat.

Penyidik KPK sedikitnya telah menetapkan sejumlah tersangka yang diduga terlibat baik secara langsung maupun tidak lamgsung dalam kasus tersebut. Di antaranya adalah Zumi Zola (Gubernur Provinsi Jambi, Arfan (Plt Kadis PUPR Pemprov Jambi non aktif), Erwan Malik (Plt Sekda Pemprov Jambi non aktif), Saefudin (Asda III Pemprov Jambi non aktif) dan Supriono, oknum Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Provinsi Jambi.

Hingga saat ini hampir semua tersangka sudah ditahan penyidik KPK, hanya tinggal Zumi saja yang belum ditahan. Sampai saat ini sejumlah awak media masih menunggu apakah Zumi nantihya akan ditahan oleh pemyidik KPK atau tidak, biasanya pemeriksaan terhadap seorang tersangka berlangsung hingga malam .

KPK meyakini bahwa uang yang diperoleh dari commitment fee sejumlah proyek tersebut kemudian diberikan kepada sejumlah oknum Anggota DPRD Provinsi Jambi dengan tujuan untuk memuluskan terkait pembahasan seputar APBD Provinsi Jambi TA 2018. Kasus pemberian suap tersebut berhasil digagalkan petugas KPK pada saat menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di sejumlah lokasi.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!