banner lebaran

HUT TMII, Agus: Budaya yang Maju Karena Mengenal Sejarah

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

411

KARANGANYAR — Kepala Rumah Tangga nDalam Kalitan, Agus Surindra saat menerima Keluarga Besar Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menyebutkan, wisata ziarah memiliki banyak manfaat, salah satunya napak tilas dari leluhur.

“Sejarah beliau ini siapa (Pak Harto dan Ibu Tien), kita ini siapa, kemudian kita ini mau kemana. Artinya, kita napak tilas dari leluhur, tentunya yang ada kaitannya dengan diri kita saat ini,” ungkap Agus, Senin (2/4/2018).

Dijelaskan, wisata ziarah juga akan membuat pengunjung jadi tahu dan paham sejarah. “Kita jadi tahu musababnya, kacang tidak meninggalkan kulitnya. Bahasa kerenya ‘Jasmerah’ atau jangan lupakan sejarah,” tukasnya.

Karena menurut Agus, yang saat ini bertugas karena adanya sejarah.

“Budaya yang maju karena mengenal sejarah,” sebutnya.

Ada pun manfaat kedua dari wisata ziarah adalah menurut Agus, sisi spritual mendoakan para leluhur agar diberikan tempat yang layak oleh Allah SWT.

Agus berharap mudah-mudahan peserta ziarah mendapat ridho dari Allah SWT. Sehingga seluruh doa dan apa yang diniatkan bisa dikabulkan oleh Allah SWT dan menjadi amalan soleh.

HUT TMII3
Kepala Rumah Tangga nDalem Kalitan, Agus Surindra (pidato/ berdiri di depan) dengan didampingi istri saat menyambut kedatangan keluarga besar TMII di Pondopo nDalem Kalitan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (2/4/2018). Foto: Sri Sugiarti

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama TMII, Tanribali Lamo mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat keluarga besar nDalam Kalitan.

Menurut Tanri, kegiatan ziarah ke makam almarhum Pak Harto dan Ibu Tien merupakan agenda rutin sebelum menggelar HUT TMII. Tahun 2018 ini HUT ke 43 TMII.

“Ziarah ini napak tilas kami untuk mengenang beliau. Karena keberadaan TMII tidak terlepas dari keberadaan Pak Harto dan Ibu Tien dalam upaya melestarikan budaya bangsa,” kata Tanri.

Dia menjelaskan bahwa rangkaian acara HUT ke 43 TMII akan dimulai tanggal 13 April 2018. Dengan puncak acara pada 20 April 2018, dan penutupan gelaran hingga 22 April 2018.

Pemakarsa TMII, Ibu Tien mendirikan TMII dengan maksud untuk pelestarian seni budaya bangsa. Hadirnya TMII ini, kata dia, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menfaatkan sebagai sarana pendidikan agar mencintaan kebudayaan bangsa Indonesia yang beraneka ragam.

HUT TMII3
Direktur Utama TMII, Tanribali Lamo (kanan) bersama istri berfoto di Pondopo nDalem Kalitan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (3/4/2018). Foto ; Sri Sugiarti

Tanri menjelaskan, bahwa jumlah rombongan keluarga besar TMII adalah 184 orang. Dimana kesemuanya akan ziarah ke makam almarhum Pak Harto dan Ibu Tien di Astana Giribangun, Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah.

“Kami akan memanjatkan doa kepada Allah SWT, agar almarhum Pak Harto dan Ibu Tien serta sesepuh yang telah berjasa mengembangkan TMII, diterima amal ibadahnya,” ujar Tanri.

Tanri juga berharap agar pihaknya bisa mengembangkan dan mewujudkan cita-cita almarhum menjadikan TMII kebanggaan bangsa Indonesia.

Keluarga Besar TMII Ziarah ke Astana Giribangun

Keluarga Besar Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ziarah ke makam Presiden RI ke 2, almarhum HM Soeharto dan Hj. Siti Hartinah Soeharto di Astana Giribangun, Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah.

Kepala Rumah Tangga Astana Giribangun, Sukirno menyambut kedatangan keluarga besar TMII. Sukirno juga mendoakan semoga keluarga besar TMII senantiasa diberikan perlindungan dan kemudahan dalam pengemban tugas mengembangkan TMII.

“Saya ucapkan selamat hari ulang tahun TMII ke-43. Semoga ke depannya TMII lebih sukses lebih maju, sukses dan jaya,” ujar Sukirno.

Lantunan doa dengan membaca surat Yasin dipimpin oleh Happiyanto. Suasana Astana Giribangun seketika itu hanyut dengan doa dari keluarga besar TMII yang memohon agar almarhumah Pak Tien dan Ibu Tien diampuni semua dosanya dan diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Usai berdoa, dilanjutkan dengan tabur bunga di pusaran makam almarhum Pak Harto dan Ibu Tien. Mengawalinya, Pak Issantoso, perwakilan dari Yayasan Harapan Kita (YHK). Kemudian berlanjut Direktur Utama TMII, Tanribali Lamo, Direktur Umum TMII, Taufik Sukasah, Direktur Penelitian, Pengembangan dan Budaya TMII, Putu Supadma Rudana, para manager dan karyawan.

Pada ziarah ini juga dilakukan penyerahan souvenir dari TMII kepada Kepala Rumah Tangga Astana Giribangun oleh Direktur Utama TMII. Acara berakhir dengan foto bersama unsur pimpinan dengan seluruh peserta ziarah.

Usai itu pula, peserta bergegas mengabadikan momen ini berfoto di makam almarhum Ibu Tien dan Pak Harto. Terlihat di antara mereka, berfoto di tengah-tengah makam almarhum.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.