Jelang Kedatangan Ibu Negara, Penjualan Tenun Ikat di Sikka Meningkat

Editor: Irvan Syafari

757

MAUMERE —- Penjualan kain tenun ikat di beberapa pasar di Kota Maumere yang biasanya sepi dari pembeli, seminggu terakhir meningkat drastis jelang kedatangan Ibu Negara Iriana Joko Widodo ke Maumere besok Rabu (4/4/2018).

“Biasanya dalam sehari hanya laku terjual 5 sampai 10 kain tenun, tapi seminggu terakhir banyak tamu dari luar daerah yang datang membeli kain tenun. Dalam sehari kami bisa menjual hingga 20 bahkan sampai 40 lembar,” tutur Tadeus Tara, Selasa (3/4/2018).

Pembeli kain tenun tersebut kata Tadeus terdiri dari para ibu-ibu yang bertugas sebagai panitia yang berasal dari Jakarta. Ada juga panitia dari Kupang yang juga sejak hari Sabtu (31/3/20180 mengaku sudah berada di Maumere guna mempersiapkan kunjungan Iriana Joko Widodo dan Mufidah Jusuf Kalla.

“Memang pembeliannya tidak terlalu banyak dan setiap hari namun biasanya kalau ada kunjungan tamu penting dari Jakarta atau luar negeri penjualan kain tenun meningkat. Dulu waktu kunjungan isteri wakil presiden bersama isteri para menetri pun penjualan meningkat drastis,” tuturnya.

Tadeus berharap Iriana Joko Widodo bersama Mufidah Jusuf Kalla saat berkunjung ke Sikka bisa menyempatkan diri mampir ke tempat-tempat penjualan kain tenun agar bisa memperkenalkan tenun ikat Sikka dan NTT sehingga bisa lebih terkenal.

“Kalau ibu negara membeli tenun ikat pasti ibu-ibu menteri dan rombongan lainnya pun juga ikut membeli kain tenun. Biasanya mereka membeli dalam jumlah yang sangat banyak,” tuturnya.

Matias Ratu Redo penjual tenun ikat lainnya di pasar tingkat Maumere pun mengakui, dalam seminggu penjualan kain tenun ikat agak meningkat sedikit dibandingkan dengan hari biasa sebab banyak tamu dari luar daerah yang datang membeli tenun ikat.

“Kadang dalam sehari hanya laku 5 kain tenun dan meningkat sekitar Agustus akibat banyak pesta pernikahan namun sejak seminggu terkahir bisa terjual hingga 10 lembar kain tenun,” tuturnya.

Banyak pembeli yang terdiri dari isteri pejabat di Kabupaten Sikka maupun dari Kupang jelas Matias, membeli untuk dikenakan saat kunjungan ibu negara ke Maumere besok. Ada juga tamu dari Jakarta yang membeli untuk oleh-oleh.

Baca Juga
Belgia Kembangkan Investasi Vanili di Flotim KUPANG - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, memfasilitasi perusahaan Belgi...
Harga Rumput Laut Masih Tergantung Tawar-menawar KUPANG - Pengamat ekonomi, Dr. James Adam, mengatakan pemerintah tidak berwenang mengatur harga jual rumput laut hasil produksi petani nelayan di pasa...
28 Tahun Jatuh Bangun Tekuni Usaha Batako MAUMERE – Keberadaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kabupaten Sikka tidak terlepas dari, salah satunya, sosok Lambertus Tae. Seorang lelaki peranta...
Singapura-Filipina Minati Chips Rumput Laut Sumba ... KUPANG - Singapura dan Filipina, berminat untuk membeli chips yang dihasilkan pabrik pengolahan rumput laut di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Ti...
Kemampuan Bercerita, Kunci Pasarkan Produk MAUMERE – Selama tiga hari sejak Jumat (14/9/2018) hingga Minggu (16/9/2018) para peserta program Kombet Kreatif akan diperkenalkan kemampuan bercerit...
Maumere, Kota Kelima Pendampingan Komunitas Kreati... MAUMERE – Maumere menjadi kota kelima pelaksanaan Pendampingan Komunitas Kreatif Bekraf - Tempo Institute atau Kombet Kreatif. Kegiatan yang dibuka Ju...
Pemda Sikka Diminta Segera Aktifkan Sentra IKM MAUMERE – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) cabang Sikka, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Sikka untuk segera mengaktifkan sentra Industri Ke...