Jumlah Kapal Pengguna Trawl di Mukomuko Berkurang

209
Ilustrasi pukat harimau/Foto: Dokumentasi CDN.

MUKOMUKO – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mukomuko, Bengkulu mencatat masih ada 25 kapal yang menggunakan alat tangkap trawl atau pukat di Desa Pasar Sebelah. Jumlah tersebut telah berkurang dibandingkan sebelumnya.

Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Mukomuko Rahmad Hidayat menyebut, sebelumnya ada 28 kapal di wilayah tersebut yang beroperasi dengan mempergunakan pukat. “Dulu ada 28 kapal pengguna alat tangkap trawl di Desa Pasar Sebelah, kini tinggal sebanyak 25 kapal,” ungkapnya, Minggu (15/4/2018).

DKP setempat, mendata jumlah kapal pengguna alat tangkap trawl di wilayah tersebut untuk diusulkan sebagai calon penerima bantuan jaring untuk pengganti trawl dari pemerintah pusat. Dari penelusuran yang dilakukan, tiga kapal pengguna pukat tidak lagi beroperasi karena dalam  kondisi rusak.

Dengan kondisi tersebut, usulan bantuan jaring untuk pengganti alat tangkap trawl diberikan untuk 25 kapal milik nelayan. Jaring milenium yang diusulkan sepanjang 1.000 meter dan berukuran 4,5 inci untuk nelayan di wilayah itu. Setiap kapal mendapatkan 24 seat jaring milenium sepanjang 1.000 meter dan berukuran 4,5 inci. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.