Kejati Jambi Tahan Mantan Bupati Sarolangun

425
Ilustrasi - Dok: CDN

JAMBI – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi secara resmi menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi pembebasan lahan pembangunan perumahan PNS di Kabupaten Sarolangun.

Salah satu tersangka yang ditahan adalah mantan Bupati Sarolangun Madel. “Hari ini tim menetapkan dua tersangka, yakni H Madel mantan Bupati Sarolangun dan Joko Susilo mantan ketua koperasi Pemkasa,” kata Kasi Penyidikan Kejati Jambi Imran Yusuf, Senin (16/4/2018).

Kasus dugaan korupsi pembebasan lahan untuk perumahan PNS di Sarolangun tersebut terjadi 2005 lalu. Dari hasil perhitungan audit yang dilakukan, ada kerugian negara sebesar Rp12,09 miliar dalam kegiatan tersebut.

Mantan Bupati Sarolangun Madel dan Joko Susilo langsung ditahan penyidik Kejati setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh tim penyidik Kejati Jambi pada Senin (16/4/2018) sejak pukul 10.00 hingga 14.00 WIB. Kedua tersangka ditahan selama 20 hari ke depan. Penahanan dilakukan dengan menitipkan kedua tersangka ke Lapas Kelas IIA Kota Jambi.

Sementara pada agenda pemeriksaan di Senin (16/4/2018), salah satu saksi yaitu Ferry Nursanti mangkir dari pemanggilan tim penyidik Kejati Jambi. Kejati akan kembali memanggil Feri Nursanti guna dimintai keterangan.

Tercatat kasus korupsi tersebut telah menyeret sejumlah nama, yakni Mantan Sekda Kabupaten Sarolangun Hasan Basri Harun, kemudian ada nama Ade Lesmana Syuhada dan Ferry Nursanti selaku pihak ketiga atau rekanan dalam kegiatan tersebut. Status tersangka Ferry Nursanti sebelumnya sempat dibatalkan melalui praperadilan.

Namun, Kejati Jambi kembali menetapkan Ferry sebagai tersangka. Kasus perumahan PNS Sarolangun merupakan pembangunan 600 unit rumah. Namun dari rencana tersebut, hanya terbangun 60 rumah saja. Selain pembangunan, BPK juga menemukan adanya dugaan korupsi pada pelepasan hak atas aset berupa tanah milik Pemerintah Kabupaten Sarolangun seluas 241.870 meter persegi dengan nilai Rp12,09 miliar di kegiatan tersebut. (Ant)

Baca Juga
Dugaan Korupsi Sea Games, Kejagung Panggil Pihak T... JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung), memastikan akan memanggil semua pihak, terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi, penggunaan dan pengelolaan ...
Terdakwa Kasus PLTU Riau-1 Ajukan Diri jadi JC JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), telah melimpahkan dakwaan dan berkas perkara untuk terdakwa Johannes Budisutrisno Kotjo ke Pengadilan Ti...
Korupsi Dana Gempa, Ketua DPRD Mataram Diperiksa J... MATARAM – Ketua DPRD Kota Mataram, Didi Sumardi, diperiksa jaksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (24/9/2018). D...
Belasan Sapi Hasil Korupsi, Disita SITUBONDO  - Kejaksaan Negeri Situbondo, Jawa Timur, menyita belasan sapi hasil tindak pidana korupsi dari program Bantuan Ternak Sapi Provinsi Jatim ...
KPK Periksa Tiga Saksi Kasus Dugaan Suap di Lamsel JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memanggil tiga saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan...
Terpidana Korupsi ‘Perahu Puskemas’ tak Ajukan Ban... TIMIKA - Tiga terpidana kasus korupsi pengadaan 16 unit perahu puskesmas keliling pada Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika pada tahun anggaran 2016, menj...
Kejari Mukomuko Tahan Tersangka Korupsi MUKOMUKO - Penyidik Kejaksaan Negeri Mukomuko, Provinsi Bengkulu, telah menahan salah satu dari tiga tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korups...