banner lebaran

Kementan Luncurkan Program Pengentasan Kemiskinan Berbasis Pertanian

187
Menteri Pertanian Amran Sulaiman (kanan) dan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (kiri) ketika wawancara selepas Rakor Pangan se-Kalsel, Rabu (15/11/2017)./Foto: Diananta P Sumedi

JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) meluncurkan gebrakan baru bernama kick off. Gerakan tersebut merupakan upaya pengentasan kemiskinan berbasis pertanian dan akan diluncurkan pada 23 April 2018 di Cianjur, Jawa Barat.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, program pengentasan kemiskinan berbasis pertanian tersebut dapat menjadi solusi permanen persoalan kemiksinan. Kegiatannya menyasar jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang, serta menjangkau 1.000 desa di 100 kabupaten di Indonesia.

“Untuk jangka pendek, tanaman sayuran dan hortikultura bisa menjadi solusi karena tiga bulan sudah bisa panen. Untuk jangka menengah kita berikan ayam dan kambing, karena ayam misalnya sudah bisa bertelur di enam bulan,” kata Amran, Minggu (15/4/2018).

Untuk jangka panjang, keberadaan tanaman yang diberikan kepada masyarakat adalah tanaman buah seperti mangga, salak atau tanaman buah lainnya. Dari Kick Off Amran menyebut, program tersebut dapat mengentaskan kemiskinan sebesar satu digit dari posisi saat ini. “Sesuai target nasional untuk menurunkan angka kemiskinan dibawah 10 persen tahun 2018,” tandasnya.

Mengenai konsep distribusi bantuan, akan dilakukan dengan memperhatikan konsistensi antara perencanaan di tingkat nasional, tingkat provinsi, hingga tingkat kabupaten. Untuk itu, Kementan memperhatikan agro-climate, kultur tanaman, serta keunggulan komparatif yang dimiliki setiap daerah.

Ada delapan wilayah yang akan menjadi fokus gerakan pengentasan kemiskinan berbasis pertanian ini, antara lain Pulau Jawa, Provinsi Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Provinsi Kalimantan Selatan, dan Lampung. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.