Kredit Pendidikan Harus Dilengkapi Pendampingan Usaha

220
Pelaku usaha, ilustrasi -Dok: CDN

YOGYAKARTA – Pakar Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta, Wuryadi, mengharapkan pemerintah memberikan fasilitas pendampingan usaha bagi mahasiswa dalam program student loan atau kredit pendidikan yang diwacanakan pemerintah.

“Kredit pendidikan adalah terobosan yang positif, tetapi perlu dilengkapi dengan pendampingan usaha,” kata Wuryadi, di Yogyakarta, Kamis (19/4/2018).

Menurut Wuryadi, kredit pendidikan yang diwacanakan pemerintah sangat dibutuhkan untuk membantu generasi muda lulusan SMA sederajat yang memiliki keterbatasan biaya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

Wacana itu, menurut dia, positif untuk membangun semangat masyarakat untuk peduli terhadap pendidikan tinggi.

“Banyak yang sebetulnya ingin kuliah, tapi harus memendam hasrat itu karena khawatir tidak bisa membiayai,” katanya.

Namun demikian, kata Wuryadi, karena pada akhirnya para mahasiswa yang mendapatkan kredit dituntut untuk mengembalikan dana pinjaman pendidikan itu, maka pemerintah perlu mencarikan solusi dengan memberikan pendampingan usaha.

Sebelum menggulirkan kebijakan itu, menurut dia, pemerintah perlu menjamin perluasan lapangan kerja. “Ya, kalau setelah lulus tidak langsung mendapatkan pekerjaan akan repot bagaimana mereka bisa mengembalikan. Karena itu, perlu ada pendampingan agar mahasiswa bisa merintis usaha atau disediakan lapangan kerja,” kata dia.

Selain itu, jika akhirnya digulirkan, Wuryadi berharap orientasi program kredit pendidikan itu harus jelas dan bisa tepat sasaran. Meski demikian, persyaratan untuk mengakses pinjaman itu diharapkan bisa dipermudah dan tidak dibuat rumit.

“Kalau persyaratannya mendapat pinjaman terlalu sulit untuk dipenuhi masyarakat menengah ke bawah, ya sama saja,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan pihaknya sedang melakukan kajian untuk mewujudkan kredit pendidikan dengan bunga nol persen.

Nasir berharap, dengan adanya kredit pendidikan yang diberikan oleh sejumlah bank dapat meningkatkan mutu pendidikan. Kredit pendidikan tersebut dapat membantu mahasiswa yang terkendala biaya dalam menyelesaikan pendidikannya. (Ant)

Baca Juga
Faktor Tata Kota, Sistem Zonasi Sulit Diterapkan d... YOGYAKARTA - Penerapan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dinilai sulit diterapkan di sejumlah daerah dengan tata kota serta set...
Atasi Blank Spot, Disdik Yogya Pindahkan Sejumlah ... YOGYAKARTA - Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta berencana melakukan pemerataan sekolah tingkat SMP. Yakni dengan memindahkan lokasi sejumlah sekolah SMP...
Dukung Kurikulum 2013, Sejumlah Sekolah Butuh Sara... YOGYAKARTA - Meski sudah berjalan sejak beberapa tahun terakhir, belum semua sekolah di kota Yogyakarta khususnya tingkat Sekolah Dasar Negeri (SDN) d...
Disdik Jogja Gulirkan Program Gandeng Gendong YOGYAKARTA – Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta mengeluarkan langkah inovatif, sister school. Sebuah program yang diharapkan dapat membantu meningkatkan...
Belajar Batik, Kunjungi Kampung Giriloyo YOGYAKARTA - Sebanyak 24 peserta Siswa Mengenal Nusantara 2018 Program BUMN Hadir Untuk Negeri asal Kepulauan Riau belajar membatik di kampung batik G...
Peneliti: Minyak Daun Cengkih Potensial Sebagai Ob... YOGYAKARTA --- Belum maksimalnya terapi kanker serviks, akibat masih banyaknya efek samping serta harga obat yang mahal, mendorong para peneliti untuk...
Belasan Tahun Wisnu Nurcahyo Teliti Orang Utan YOGYAKARTA - Belum lama ini, dosen Parasitologi Fakultas Kedokteran UGM Hewan, Dr. drh. R. Wisnu Nurcahyo, mendapat penghargaan dari Kemenristekdikti ...