KY Dalami Putusan Hakim Terkait Kasus Century

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

279
Juru Bicara KY Farid Wajdi. Foto: Ist

JAKARTA — Putusan hakim dalam praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memerintahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tersangka beberapa orang yang tadinya berstatus saksi dalam kasus Bank Century mendapat perhatian serius Komisi Yudisial.

KY akhirnya turun tangan dengan mengkaji dan mendalami putusan kontroversial yang diduga melanggar kode etik.

“Saat ini Komisi Yudisial tengah mengkaji dan mendalami putusan hakim dalam praperadilan di Jakarta Selatan tersebut,” kata Juru Bicara KY, Farid Wajdi di Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Hingga saat ini pihak KY belum bisa memutuskan apakah hakim tersebut melanggar kode etik hakim. Sebab, kata Farid, pihaknya masih mempelajari dan mengkaji putusan tersebut.

“Belum ada putusan dari KY terkait hakim praperadilan tersebut. Karena saat ini kita masih mengkaji dan mempelajari amar putusan dari hakim tunggal yang menangani praperadilan kasus itu,” jelasnya.

Pihaknya juga belum dapat memberikan jawaban terkait sanksi yang diberikan kepada majelis hakim jika ada temuan pelanggaran kode etik.

“Belum dapat kita jawab, karena prosesnya masih dalam pembacaan putusan. Untuk itu KY belum bisa memutuskan langkah apa yang akan diambil nantinya. Jadi kita tunggu hasil dari kajian dari KY atas putusan hakim dalam praperadilan itu,” ungkapnya.

Komisi Yudisial (KY) sendiri mengaku heran dengan putusan praperadilan yang memerintahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tersangka beberapa orang yang tadinya berstatus saksi.

“Jika berkaitan dengan dugaan pelanggaran etiknya, KY akan menjadikan sebagai prioritas untuk dikaji, sekaligus untuk memastikan terbukti atau tidaknya dugaan pelanggaran kode etik oleh hakim yg memeriksa dan memutus perkara tersebut,” kata Farid.

Sebelumnya, Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan gugatan praperadilan yang diajukan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi Bank Century.

Dalam amar putusan, hakim memerintahkan KPK selaku Termohon menetapkan mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono beserta pihak-pihak lainnya sebagai tersangka.

“Memerintahkan Termohon untuk melakukan proses hukum selanjutnya sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas dugaan tindak pidana korupsi Bank Century dalam bentuk melakukan penyidikan dan menetapkan tersangka terhadap Boediono, Muliaman D Hadad, Raden Pardede dan kawan kawan,” kata Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Achmad Guntur dalam keterangannya beberapa waktu lalu.

Baca Juga
Lihat juga...