banner lebaran

Lerby Antarkan Borneo Tundukan Mitra Kukar

190
Pemain Borneo FC dan Mitra Kukar berebut bola dalam petandingan lanjutan Liga 1 Indonesia - Foto : liga-indonesia.id

SAMARINDA – Penyerang Lerby Eliandri Pong Babu mengantarkan kemenangan timnya Borneo FC saat menghadapi Mitra Kukar pada lanjutan kompetisi Liga 1 yang berlangsung di Stadion Aji Imbut, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Senin (2/4/2018).

Penyerang asal Samarinda itu mencetak satu-satunya gol pada laga derby tim asal Kalimantan Timur tersebut. Gol tunggal diciptakan melalui sundulan kepala di menit 53 memanfaatkan umpan matang dari Amrizal Umarailo.

Bertindak sebagai tuan rumah, Naga Mekes memiliki peluang emas di awal babak pertama melalui Hendra Adi Bayauw. Sayangnya sepakan keras Hendra dari luar kotak penalti masih membentur tiang gawang. Tim Borneo FC juga memiliki peluang berbahaya melalui Titus Bonai, namun hingga jeda pertandingan skor 0-0 tidak berubah.

Memasuki babak kedua, Borneo FC yang mengandalkan serangan balik akhirnya menuai hasil di menit ke-53. Gol bermula dari kreasi Ambrizal yang membawa bola dari sisi kiri barisan pertahanan Mitra Kukar. Lolos ke wilayah pertahanan lawan, Ambrizal memberikan umpan lambung ke arah kotak penalti dan berhasil dikonversi gol oleh Lerby melalui sundulannya yang tak mampu dibendung Yoo Jae-hoon.

Mitra Kukar nyaris menyamakan kedudukan di menit 72 dan 93 melalui peluang yang diciptakan striker mereka Fernando Rodriguez. Sayangnya upaya Rordrgues masih buntu dan belum mengubah skor 1-0 hingga akhir pertandingan. Kemenangan tersebut mengantarakan Borneo FC naik keperingkat lima dengan poin 4. Sedangkan Mitra Kukar masih bertahan di posisi 10 dengan nilai 1.

Pelatih Borneo FC Dejan Antonic mengaku puas dengan penampilan para pemainnya. Menurut pelatih asal Serbia itu, para pemainnya telah bekerja keras sepanjang pertandingan dan mampu menerapkan taktik dan strategi dengan baik. “Kesuksesan kita ya teamwork, kita semangat. Beda kita saat lawan Sriwijaya FC. Disiplin kita jauh lebih bagus. Tapi masih ada yang perlu diperbaiki ke depan,” tandasnya.

Pelatih Mitra Kukar Rafael Berges Marin menyebut timnya kurang beruntung pada laga tersebut. Hal itu dikarenakan secara statistik, para pemainnya lebih unggul dalam penguasaan bola, dan juga menciptakan sejumlah peluang berbahaya. “Ada sejumlah peluang kami yang hanya bisa membentur tiang gawang,” kata Rafael.

Kapten Mitra Kukar, Bayu Pradana juga mengakui dewi Fortuna belum berpihak pada timnya. “Kita bagus dan menguasai pertandingan, banyak peluang tapi memang keberuntungan belum berpihak buat kita. Dalam sepak bola adalah hal yang biasa bermain bagus di lapangan belum tentu hasil yang didapat sesuai harapan,” tandas Bayu. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.