Menikmati Gurihnya Jajanan Tradisional Kue Rangin

Editor: Satmoko

493

MALANG – Kota Malang selama ini memang dikenal memiliki begitu banyak jenis kuliner yang siap memanjakan lidah para penikmatnya. Mulai dari jajanan kekinian hingga tradisional masih bisa ditemukan di kota dengan udara sejuk ini.

Kue Rangin atau di beberapa daerah biasa disebut Gandos atau kue Pancong menjadi salah satu penganan tradisonal tempo dulu yang masih mampu bertahan meskipun sudah tidak lagi banyak orang yang menjualnya. Sehingga tidak heran jika anak muda zaman kini atau now hanya sedikit atau bahkan belum ada yang mengenal penganan bercita rasa gurih berbahan dasar tepung dan kelapa ini.

Salah satu penjual kue Rangin asal Pasuruan, Muhammad Naam, mengaku sudah berjualan kue Rangin sejak tiga tahun yang lalu meneruskan usaha milik neneknya. Setiap harinya, pria yang juga akrab disapa Kaconk ini berjualan kue Rangin mulai pukul sepuluh pagi sampai pukul tujuh malam yang berada di jalan Jaksa Agung Suprapto.

Muhammad Naam menuangkan adonan kue Rangin ke cetakan. Foto: Agus Nurchaliq

Menurut Kaconk, untuk membuat kue Rangin tidaklah sulit karena bahan-bahan yang digunakan sangat mudah didapatkan di toko maupun pasar.

“Hanya dibutuhkan tepung, telur, santan, kelapa parut dan sedikit garam untuk membuat kue Rangin dengan rasa yang gurih dan nikmat,” ujarnya kepada Cendana News, Sabtu (21/4/2018).

Campur tepung, kelapa parut, dan telur jadi satu hingga merata. Baru setelah itu tuangkan santan ke dalam adonan sedikit demi sedikit hingga mengental. Selanjutnya, adonan tinggal dimasukkan ke dalam cetakan khusus yang telah dipanaskan di atas api hingga kue Rangin benar-benar matang.

“Bagi yang suka sedikit rasa manis, setelah matang bisa ditambahkan taburan gula di atas kue Rangin. Tapi biasanya orang lebih banyak yang suka rasa original, gurih,” ucapnya.

Mengenai harga bisa dibilang cukup terjangkau karena Kaconk hanya mematok harga 4-8 ribu Rupiah untuk bisa menikmati lezatnya kue Rangin. Dengan harga tersebut, Kaconk bisa menjual kue Rangin buatannya lebih dari 30 porsi setiap harinya.

“Untuk jumlah pembelinya memang tidak dapat diprediksi, kadang banyak kadang sedikit tapi alhamdulillah setiap hari ada saja yang membeli,” pungkasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.