banner lebaran

MUI Mengutuk Serangan Amerika ke Suriah

Editor; Irvan Syafari

240
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Muhyiddin Junaidi-Foto: Sri Sugiarti.

JAKARTA — Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhyiddin Junaidi mengatakan, serangan udara Amerika Serikat (AS) ke Suriah dibantu sekutunya yaitu Inggris dan Prancis sebagai tindakan yang sewenang-wenang.

“Serangan Amerika Serikat dan sekutunya ke Suriah itu tindakan sewenang-wenang mereka karena tidak ada mandat dari PBB dan kongres AS. MUI mengutuk keras serangan tersebut,” kata Muhyiddin kepada Cendana News ditemui usai Rapat Pimpinan (Rapim) MUI di Kantor MUI, Jakarta, Selasa (17/4/2018).

Menurut Muhyiddin, serangan itu untuk menutupi kekalahan AS dan sekutunya di Suriah, karena mereka sudah kalah menghadapi pemerintahan yang resmi Bashar al-Assad. Kemudian mereka mencari-cari kesalahan, seakan Suriah yang menggunakan senjata kimia kepada oposisi.

Padahal, kata Muhyiddin, sesungguhnya di dunia ini ada sembilan negara termasuk Vietnam dan Myanmar yang mempunyai senjata kimia. Jadi bahan kimia jatuh pada oposisi pada saat Suriah dilanda kekecauan.

Inilah yang dijadikan modal atau tameng oleh AS dan sekutunya. Padahal sesungguhnya yang menggunakan senjata kimia adalah pemerintah mereka dan tentaranya.

Hingga kini, sebut dia, tuduhan terhadap Suriah yang menggunakan senjata kimia kepada oposisi dan warga sipil belum dibuktikan oleh tim independen yang dikomandoi oleh Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons (OPCW).

Namun, ungkap dia, banyak yang menilai bahwa serangan yang dilakukan AS hanya untuk mengalihkan publik opini internasional, yakni mengalihkan opini atas kekalahan oposisi dan pemberontak yang didukung Amerika dan sekutunya. Akhirnya, senjata kimia dijadikan sebagai alasan untuk penyerangan sepihak, seperti serangan ke Irak pada masa yang silam.

AS sebut dia, tidaklah mungkin melakukan serangan sepihak kepada Israel yang telah melakukan genosida dan pembersihan etnis di Palestina.

Muhyiddin menegaskan, MUI meminta PBB agar segera bertindak tegas atas pelanggaran hukum international yang dilakukan AS dan sekutunya.

MUI juga mendukung langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh pemerintah Indonesia, terutama oleh Menteri Luar Negeri terkait tindakan sewenang-wenang AS.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.