banner lebaran

Pajak Hiburan Manado Triwulan Pertama Tembus Rp2,88 Miliar

313
Ilustrasi pajak – Foto: Dokumentasi CDN

MANADO – Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Manado dari sektor pajak hiburan mencapai Rp2,88 miliar pada triwulan pertama 2018. Jumlah tersebut sudah menyentuh 25 persen dari target  yang ditetapkan sebelumnya.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Manado, Harke Tulenan menyebut, PAD dari sector hiburan di tahun ini ditargetkan sebesar Rp11,5 miliar. “Pajak hiburan sudah mencapai 25,09 persen dari target induk APBD Manado 2018,” ungkapnya, Sabtu (14/4/2018).

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (YoY) realisasi pajak hiburan yang sudah masuk nilainya sama, yakni sekira Rp2,8 miliar. Jika dihitung secara keseluruhan dari target PAD Manado yang dikelola BPPR, realisasi PAD dari sektor pajak hiburan baru menyumbang 0,5 persen dari target induk sebesar Rp244,40 miliar.

Menurut Tulenan, target maupun realisasi PAD dari sektor pajak hiburan memang tidak banyak berubah, karena pertumbuhan usaha hiburan berjalan datar. “Belum ada yang wah dari usaha hiburan,” sebutnya.

Meski demikian Tulenan menyebut, pihaknya tetap memantau perkembangan usaha hiburan di Manado. Hal itu untuk memastikan jika ada pertambahan usaha maka langsung diingatkan mengenai kewajiban membayar pajak. Pajak hiburan dan sejenisnya itu dibayarkan oleh pengunjung sehingga tak boleh pengusaha menahannya dengan alasan apapun.

Anggota komisi B DPRD Manado Michael Kalonio mengapresiasi capaian realisasi pajak hiburan tersebut. Namun demikian, pengawasan terhadap usaha hiburan tetap dimaksimalkan agar penagihan pajak juga berjalan maksimal.

“Sebab pajak yang dibayarkan oleh para wajib pajak itu menjadi sumber PAD Manado yang akan digunakan untuk membiayai pembangunan yang akan dilakukan oleh pemerintah untuk mendukung visi dan misi pemerintah sekarang,” katanya. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.