banner lebaran

Panwaslih Minta 15.842 Masyarakat Sikka Segera Rekam KTP-e

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

314

MAUMERE — Dari data dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang telah dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Sikka sebelumnya, dimana sebanyak 32.840 orang belum melakukan perekaman KTP Elektronik, kini masih tersisa sebanyak 15.842 jiwa.

“Ini sebuah kemajuan sehingga saat ini masih terisa sebanyak 15.842 orang saja yang belum melakukan perekaman KTP elektronik. Kami berharap agar semua masyarakat yang sudah memenuhi syarat bisa lakukan perekaman,” sebut ketua Panwaslih kabupaten Sikka, KHarun Al-Rasyid, Kamis (19/4/2018).

Permasalahannya, kata Harun, dari 15 ribu sekian yang belum diharapkan agar KPU kabupaten Sikka dan semua elemen termasuk pemerintah mendorong agar dalam sisa waktu dua bulan ini bisa lakukan perekaman.

“Bila sudah melakukan perekaman KTP Elektronik maka bisa masuk ke dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPT) sebab Daftar Pemilih Tetap (DPT) sudah ditetapkan bersama hari ini,” ungkapnya.

Ketua KPU kabupaten Sikka Vivano Bogar, SFil menambahkan, permasalahan ini ini menjadi perhatian bersama dan KPU akan lakukan sosialaisasi kembali. Kita akan mendorong semua pihak agar semua masyarakat yang belum terdaftar tersebut bisa menggunakan hak pilihnya.

“KPU Sikka sudah memiliki data di setiap desa dan kelurahan nama-nama orang yang belum memiliki KTP Elektronik. Semua nama itu bisa dimanfaatkan pemerintah dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatatn Sipil kabupaten Sikka saat turun melakukan perekaman,” sebutnya.

Bagi warga masyarakat yang belum masuk dalam DPT kata Vivano, harus melakukan perekaman agar nanti bisa mencoblos.Mereka ini bisa masuk dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPT) dan bisa melakukan pencoblosan sesuai alamat yang ada dalam Surat Keterangan (Suket) atau KTP elektronik tersebut.

“Mereka bisa mencoblos dengan menunjukan KTP elektronik atau Surat Keterangan (Suket). Kami akan meminta ke Dispendukcapil untuk dicek lagi dan apakah ada nama lain juga agar semuanya didorong untuk melakukan perekaman KTP Elektonik sehingga kita harapkan dalam pencoblosan nanti pemilih lebih dari yang kita sudah tetapkan,” ungkapnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.