banner lebaran

Pegadaian Makassar Targetkan 400 Agen Baru

202
Ilustrasi - Dok CDN

MAKASSAR – Kanwil VI PT Pegadaian (persero) Makassar menargetkan menambah sebanyak 400 agen baru untuk ditempatkan di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Kepala Kanwil VI Pegadaian Makassar Benzani di Makassar, Minggu, mengatakan penambahan ratusan agen pada tahun ini tentunya sebagai upaya untuk lebih memacu kinerja dan peningkatan pendapatan perusahaan BUMN tersebut.

“Fokus kami ke depan memang bagaimana bisa merekrut tenaga agen baru yang nantinya kita tempatkan di setiap daerah,” katanya.

Ia menjelaskan, hingga Maret 2018 ini sudah mendapatkan kurang lebih 120-an agen yang telah ditempatkan di beberapa daerah. Pihaknya akan terus mendorong peningkatan kinerja dengan perekrutan agen yang lebih banyak.

PT Pegadaian sendiri telah memfokuskan untuk memaksimalkan peran agen. Ini juga dimaksudkan agar informasi dan layanan tentang pegadaian bisa semakin luas ke masyarakat.

Saat ini, untuk di Makassar sendiri, PT Pegadaian telah memiliki sebanyak 87 outlet serta kantor Wilayah VI yang juga berada di Kota Daeng.

“Tentunya kita harapkan melalui agen ini akan pula meningkatkan literasi masyarakat terhadap PT Pegadaian. Ini penting untuk meningkatkan pendapatan tahun ini,” katanya menjelaskan.

Sementara itu, pihaknya juga telah bersiap mengembangkan dan menyukseskan produk gadai tanah syariah atau Rahn Tasjily yang tengah dalam proses dan diharapkan bisa diuji coba pada kuartal II 2018.

Menurut dia, baik persoalan sumber daya manusia ataupun sarana dan prasarana sudah siap jika produk terbaru itu diaktifkan tahun ini.

Untuk produk terbaru ini, kata dia, memang telah dilakukan berbagai upaya diantaranya meminta izin dan rekomendasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain persetujuan OJK, pihaknya juga telah bertemu dengan pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mendapatkan fatwa agar produk ini bisa dijalankan tanpa ada keraguan bagi masyarakat atau para petani kedepan.

Pegadaian berharap segera ada  payung hukum yang jelas dan resmi sehingga pelaksanaan atau peluncuran produk jasa keuangan ini bisa berkembang tanpa kendala. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.