Pembangunan Bandara Berdampak Positif bagi Perekonomian Kediri

285
Ilustrasi/Foto: Dokumentasi CDN.

KEDIRI  – Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, menilai bandara yang akan dibangun di Kabupaten Kediri akan berdampak positif pada perekonomian di kota yang ke depan akan menjadi lebih baik.

“Dengan adanya pembangunan bandara di kabupaten, tentunya akan memacu meningkatnya mobilisasi orang. Otomatis dampak positifnya akan dirasakan Kota Kediri,” kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Kediri Apip Permana di Kediri, Minggu.

Ia mengungkapkan dampak positif itu, misalnya, banyak investor masuk, wisatawan yang masuk, hotel restoran, jasa dan lainnya yang juga akan meningkat. Selain itu, tingkat hunian penginapan, bahkan rumah makan di Kediri, juga akan semakin banyak.

Pemkot juga mendukung dengan rencana pembangunan bandara tersebut. Walaupun bukan di wilayah kota, secara tidak langsung dampak positif akan ikut berimbas, terutama peningkatan perekonomian di wilayah kota.

Terlebih lagi, pemerintah juga akan berencana membangun jalan tol yang menghubungkan Kertosono ke Kediri, yang juga bisa lebih mempercepat arus lalu lintas. Untuk ke depan, sesuai dengan ‘tagline’ “Kediri the service city”, Kediri kota pelayanan yang kedepankan jasa akan mengutamakan pelayanan.

Namun, tambah dia, sesuai dengan apa yang sering disampaikan oleh Pjs Wali Kota, sebagai kota jasa pelayanan akan di-“back up” juga menjadi kota wisata.

“Jadi, dengan menggali, memanfaatkan sumber daya alam yang ada, contohnya Kota Kediri sebuah kota yang dibelah aliran sungai brantas, yang mempunyai nilai sejarah dimana zaman kerajaan lalu sebagai lintas perdagangan, nanti di back up kota jasa,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Kediri Solikin menambahkan perekonomian di Kota Kediri memang bisa terus tumbuh menyusul rencana pembangunan bandara serta jalan tol. Namun, ia juga tidak khawatir, hal itu bisa berdampak pada pengelolaan tata ruang di kota ini.

“Saya kira soal tata ruang sudah ditata, ada pembahasan RTRW (Rencana tata ruang wilayah), jadi itu sudah jadi acuan. Namun, ini tentunya bisa lebih banyak yang dampak positif. Perdagangan otomatis akan menggeliat, jadi pusat pariwisata juga akan meningkat pesat, Kediri jadi pusat kunjungan orang nantinya,” ujar Solikin.

Di Kota Kediri, ada sekitar 32 ribu UMKM yang terdata. Dengan rencana pembangunan tersebut, jumlah itu juga dimungkinkan akan lebih meningkat lagi.

Sebelumnya, bandara yang akan dibangun di Kediri, Jawa Timur, rencananya dibangun pada akhir 2018 dan akhir 2019 sudah bisa mulai beroperasi.

Bandara tersebut akan dibangun dengan landas pacu sepanjang 3.000 meter. Namun, pada tahap awal, panjang landas pacu akan dibangun sepanjang 2.400 meter.

Ada pun nilai investasi pembangunan bandara yang disebut-sebut menjadi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Gudang Garam itu mencapai Rp5 triliun. (Ant)

Baca Juga
Sembilan Pulau di Jatim Belum Dapat Listrik PLN JEMBER --- Sebanyak sembilan pulau di Jawa Timur hingga kini belum mendapatkan aliran listrik dari PT PLN (persero), dan sebagian besar berada di seki...
Bangun Bandara Baru, Pemkab Sabu Raijua Bebaskan L... KUPANG - Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur, membebaskan lahan dengan panjang sekitar 3.000 meter dan lebar 500 meter untu...
Indonesia Membangun dari Pinggiran MALANG – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dr.Ir.M. Basuki Hadimuljono, MSc mengatakan, saat ini pemerintah tengah fokus membangun In...
Tol Malang-Pandaan Tuntas Akhir 2018 MALANG – Pengerjaan jalan tol ruas Malang-Pandaan di Jawa Timur, sepanjang 40 kilometer, ditargetkan tuntas pada akhir Desember 2018. Saat ini progres...
20 Dusun di Bangkalan Belum Teraliri Listrik BANGKALAN - Manajer PT PLN Rayon Bangkalan, Umar Arif, mengatakan, 20 dusun di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, hingga kini belum teraliri listrik, se...
Warga Sampang Tutup Akses Jalan ke Waduk Nipah SAMPANG - Warga Sampang, Jawa Timur, menutup akses jalan menuju Waduk Nipah di Desa Montor, sebagai bentuk protes atas kebijakan Balai Besar Wilayah S...
Perjalanan KA Jember Bersubsidi Diberlakukan Tarif... JEMBER  - Perjalanan kereta api bersubsidi di wilayah Daerah Operasi 9 Jember, Jawa Timur, diberlakukan tarif parsial yang diterapkan mulai per 1 Juli...