Pembangunan Dua Pelabuhan di Mentawai Dukung KEK

448
Ilustrasi - Pelabuhan -Dok: CDN

MENTAWAI – Deputi Infrastruktur Kemenko Maritim, Ridwan Djamaluddin, mendukung pembangunan dua pelabuhan di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar).

“Untuk mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata di Mentawai, pembangunan dua pelabuhan, yakni Mabukkuk dan Pelabuhan Bajau jadi prioritas kami,” katanya, saat melakukan kunjungan kerja di Mentawai, Jumat (20/4/2018).

Ia menjelaskan, dua pelabuhan tersebut nantiNya merupakaN gerbang utama dan bagian penting dalam pengembangan kawasan KEK di Pulau Siberut.

Lebih lanjut ia mengemukakan, Mentawai dalam segi Sumber Daya Alam dinilai sangat potensial, namun hal itu juga harus didukung dengan kemudahan akses untuk bisa menuju Mentawai.

“Ke Mentawainya memang tidak mudah, harus ada upaya untuk menambah fasilitas, baik itu pelabuhan, bandara yang baik maupun jalan serta hotel. Ini yang harus kami koordinasikan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ridwan juga berharap pengembangan KEK juga memberikan dampak positif bagi masyarakat. Artinya, harus ada pemberdayaan Masyarakat jika KEK sudah dibangun.

“Jangan sampai industri pariwisatanya bagus dan meningkat, tetapi masyarakatnya tidak diberdayakan,” ujarnya.

Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet, menyebutkan, pembangunan dua pelabuhan tersebut selain mendukunG KEK Pariwisata juga menjadi akses untuK menjangkau daerah terisolir lainNya di Mentawai.

“Tentunya pelabuhan tersebut juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan, pelabuhan Mabukku akan menelan anggaran sebesar Rp40 miliar, sementara Pelabuhan Bajau sebesar Rp74 miliar.

Khusus pelabuhan Labuan Bajau, saat ini pihaknya sudah melakukan pembersihan lahan seluas lima hektar hasil hibah masyarakat setempat.

“Sebelumnya hanya dua hektare, namun belakangan hasil pertemuan kami dengan, wakil gubernur dengan masyarakat, luas lahannya ditambah hasil hibah masyarakat,” katanya.

Awal pembangunan pelabuhan Labuan Bajau tersebut dimulai pada 2019 dan ditargetkan selesai pada 2020. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...