Pemkab Lebak Tampung Beras Toko Tani Indonesia

236
Beras -Dok: CDN

LEBAK  – Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Ketahanan Pangan menampung beras toko tani Indonesia (TTI) yang dikembangkan oleh gabungan kelompok tani (gapoktan) guna memenuhi kedaulatan pangan nasional.

“Kita tahun ini menargetkan dari 38 gapoktan wajib memproduksi beras TTI sebanyak 100 ton per gapoktan,” kata Kepala Bidang Distribusi dan Pemanfaatan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak, Dani Hendarman, Minggu.

Selama ini, Kabupaten Lebak mampu berswasembada pangan khusus beras dan bisa memasok ke luar daerah.

Bahkan, gapoktan memiliki kewajiban untuk memasok beras TTI ke DKI Jakarta sebanyak 1.125 ton.

Pemerintah Kabupaten Lebak menjalin kerja sama dengan 38 gapoktan tersebar di sejumlah kecamatan.

Mereka para gapoktan harus mampu memproduksi beras TTI sebanyak 100 ton per gapoktan per tahun.

Pasokan beras TTI dari gapoktan tersebut guna menyumbangkan ketersediaan pangan untuk masyarakat juga DKI Jakarta.

Sebab, Kabupaten Lebak ditunjuk oleh Kementerian Pertanian sebagai daerah penyangga Ibukota Negara, termasuk Lampung.

“Kami minta gapoktan dapat meningkatkan produksi dan produktivitas pangan sehingga bisa memenuhi permintaan pasar juga peningkatan ekonomi petani,” katanya menjelaskan.

Dani mengatakan Kementerian Pertanian tahun 2018 menjalin kerja sama dengan 38 gapoktan dan mereka mendapat bantuan sebesar Rp100 juta per kelompok.

Penyaluran bantuan dana sebesar itu dialokasikan untuk keperluan membeli benih, pupuk, pestisida dan lainnya.

Namun, penyaluran bantuan dana Rp100 juta itu,  gapoktan tidak mengembalikan.

Meski mereka tidak mengembalikan dana bantuan, namun diwajibkan bisa meningkatkan produksi pangan.

“Kami berharap bantuan dana itu dapat digunakan untuk meningkatkan usaha petani juga mendongkrak produksi pangan,” ujarnya menjelaskan.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Ruhyana mengatakan pihaknya mampu memproduksi beras TTI sebanyak 30 ton per bulan.

Produksi beras TTI itu, selain dipasok ke sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Lebak juga dipasok ke DKI Jakarta.

Mereka para petani di wilayahnya mengembangkan tanaman padi seluas 300 hektare dan bisa panen tiga kali musim tanam per tahun.

“Kami mengapresiasi adanya bantuan dari Kementan sehingga bisa meningkatkan produksi pangan,” katanya.

Ketua Asosiasi Petani Lebak Arsad mengatakan bahwa pihaknya selama ini menjalin kerja sama dengan Pemkan Lebak untuk menampung produk pertanian lokal.

Kerja sama ini tentu menguntungkan petani, karena mereka menjual komoditas pertanian tidak kepada tengkulak.

“Kami merasa terbantu melalui kerja sama itu, karena bisa meningkatkan pendapatan ekonomi petani,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak Dede Supriatna, mengatakan saat ini harga beras yang ditampung TTI sebesar Rp7.700 per kilogram.

“Kami berharap kerja sama pemerintah daerah dan gapoktan dapat memutuskan tata niaga harga pertanian sehingga menguntungkan petani,” katanya. (Ant)

Baca Juga
UPPKS Bintarajaya, Olah Bunga Belimbing Wuluh Menj... KOTA BEKASI – Kreativitas Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) RW 03, Kelurahan Bintarajaya, Kecamatan Bekasi Barat, tergolong unik...
Pemkot Bekasi Gelontor UMKM Rp17 Miliar BEKASI – Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Bekasi, digelontor Rp17 miliar oleh pemerintah. Dana itu, diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang mem...
Tingkatkan Pendapatan Masyarakat, Pemkab Lebak Gal... LEBAK - Bupati Lebak, Provinsi Banten, Iti Octavia mengatakan pihaknya akan lebih mengembangkan peternakan kerbau guna meningkatkan pendapatan ekonomi...
Pengusaha Boneka Bekasi Tunggu Kebijakan Jaring Pe... BEKASI  - Kalangan pengusaha boneka dan jasa bordir di Bekasi, Jawa Barat, menantikan kebijakan pemerintah dalam menyediakan jaringan pengaman bagi pe...
Tembakau Jabar Diminati Industri Rokok Mancanegara GARUT  - Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Provinsi Jawa Barat menyatakan, tembakau yang diproduksi oleh petani Jawa Barat banyak diminati ole...
Geliat Batik Lebak Tumbuh Diminati Masyarakat LEBAK  - Permintaan batik Lebak Chanting Pradana yang diproduksi di Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, sejak setahun terakhir menin...
23.000 IKM Jabar Dapatkan Sertifikat Halal BANDUNG --- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa mengatakan saat ini sebanyak 23.000 industri kecil menengah (IKM) di wilayah in...