Pemkot Nyatakan Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan, Berkurang

Editor: Koko Triarko

419

BALIKPAPAN — Berbagai upaya membersihkan perairan Teluk Balikpapan dari tumpahan minyak terus dilakukan Pemerintah Kota Balikpapan bersama stakeholder dari Pertamina, TNI, Polri, Pertamina dan masyarakat.

Dari pantauan Pelaksana tugas Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, disebutkan limbah tumpahan minyak semakin berkurang dan upaya pembersihan ditargetkan empat hari ke depan perairan bersih dari limbah minyak.

Sejak Selasa (3/4), pembersihan dilakukan dengan menggunakan alat oil boom yang dilaksanakan oleh Pertamina. Oil boom adalah peralatan yang digunakan untuk melokalisir atau mengurung tumpahan minyak di air. Oil boom dapat melokalisir dan mencegah minyak menyebar dan mencemari area yang lebih luas.

“Saya berharap sesuai komitmen insyaallah dalam waktu empat hari ini bersih. Pembersihan dengan oil boom dilaksanakan oleh pertamina. Dengan alat itu disedot naik ke kapal setelah itu limbahnya akan dinetralisir,” katanya, di sela meninjau pembersihan proses pembersihan tumpahan minyak, Rabu, (4/4/2018).

Ia menyebutkan, seluruh stakeholder, Polri, TNI, perusahaan termasuk masyarakat terus bekerja keras membersihkan perairan Teluk Balikpapan dari cemaran minyak.

Upaya lain yang dilakukan juga menetapkan darurat lingkungan selama 15 hari, sehingga semua lapisan masyarakat terlibat untuk peduli terhadap Teluk Balikpapan.

“Kita juga sudah tetapkan darurat selama 15 hari selama peristiwa itu. Targetnya beberapa hari, empat hari sejak kemarin yang dikoordinir oleh KSOP perairan Teluk Balikpapan sudah bersih. Mudah-mudahan paling tidak lebih dari itu atau lebih cepat darurat itu akan dicabut kita lihat kondisi di lapangan,” ucap Rahmat yang juga politisi Golkar ini.

Menurutnya, saat ini kondisi limbah yang tumpah di perairan sudah berkurang. Dan, limbah yang dikumpulkan akan dibuang pada limbah penampungan Pertamina.

“Lihat sendiri limbah sudah mulai berkurang, mudah-mudahan segera diatasi. Limbah ini dikumpulkan nanti dibuang di limbah penampungan Pertamina,” katanya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) SIKAP Balikpapan, Ebin Marwin, mendorong pihak kepolisian dalam hal ini Polda Kaltim untuk mengungkap kasus ini, karena terkait dengan kerusakan lingkungan.

“Kepolisian tidak perlu takut terhadap penyelesaian kasus ini untuk segera menetapkan siapa yang harus bertanggungjawab. Karenanya, kami mendorong Polda Kaltim untuk mengungkap kasus ini untuk kebaikan masyarakat,” tukasnya.

Dia menambahkan, sampai saat ini belum diketahui penyebab terjadinya tumpahan minyak yang mencemari perairan Teluk Balikpapan. “Maka, mendesak segera menetapkan atau mencari tahu siapa penyebabnya. Kita pun tidak bisa langsung menetapkan penyebabnya siapa, dan yang bertanggungjawab siapa. Kita hanya merasakan dampaknya,” tambah Ebin.

Baca Juga
Gali Potensi Perikanan, Universitas Mulawarman Pus... BALIKPAPAN - Guna menggali potensi Sumber Daya Alam yang ada di perairan Provinsi Kalimantan Timur, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI menginginkan...
Pegiat Lingkungan Pesimis Mangrove di Balikpapan B... BALIKPAPAN - Pesatnya pembangunan Kota Balikpapan dan pemukiman di sejumlah titik, mengkhawatirkan para penggiat lingkungan. Pasalnya, pemerhati sekal...
Kendalikan Limbah, Balikpapan Bangun IPAL Komunal ... BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal di kawasan Balikpapan Barat. Sarana tersebut dibutuhkan untuk ...
Awang Sebut Kaltim Bukan Penyumbang Asap Karhutla BALIKPAPAN --- Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak, menegaskan daerahnya bukan penyumbang asap kebakaran hutan dan lahan atas persoalan asap...
Jaga Kebersihan Lingkungan, Balikpapan Bagi Zona P... BALIKPAPAN --- Menjaga lingkungan kota tetap bersih dan pengelolaan sampah, Pemerintah Kota Balikpapan membagi zona Tempat Pembuangan Sementara (TPS) ...
Kaltim Targetkan 200 Unit ‘Proklim’ Kurangi Suhu B... SAMARINDA - Program Kampung Iklim (Proklim) yang ditargetkan terbentuk 200 unit di Provinsi Kalimantan Timur pada 2030, diyakini dapat membantu progra...
Balikpapan Konsisten Tegakkan Perwali Pengurangan ... BALIKPAPAN - Sejak dikeluarkan Peraturan Wali Kota Balikpapan Tahun 2018 mengenai pengurangan penggunaan kantong plastik, pemerintah kota gencar mengk...