banner lebaran

Pemprov DKI Jakarta Tutup Dua Diskotik

Editor: Irvan Syafari

369

JAKARTA —- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi mencabut surat Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) terhadap PT Agung Wahana Indonesia pemilik merk usaha Sense International Executive Club, Sense Ballroom dan Dining Theater, serta PT Exotic Paradise pemilik merk usaha Exotic dan Diakotik Sense Club. Pencabutan tersebut terkait dengan pelanggaran narkoba.

Menindaklanjuti hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) perempuan DKI Jakarta untuk melakukan eksekusi penutupan diskotik Exotic dan Sense Club Jakarta.

“Hari ini kami menugaskan dan meminta bantuan kepada 60 petugas Satpol PP perempuan untuk memastikan bahwa surat pemberitahuan pencabutan TDUP dan PTSP sudah dilakukan oleh Diskotik Exotic dan Sense Club,” ucap Sandi usai melakukan Apel Satpol PP di Pendopo, Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).

Sebanyak 60 petugas Satpol PP dan 10 PPNS memasang garis polisi dan surat pemberitahuan di depan kedua tempat usaha tersebut untuk memastikan kedua lokasi telah resmi ditutup.

“Seperti arahan saya tadi, semua harus dilakukan untuk menjaga kehormatan martabat dan dilakukan dengan sopan dan santun,” ungkapnya.

Dia menuturkan, petugas Satpol PP akan dibagi menjadi dua tim, sebanyak 30 petugas Satpol PP ke Exotic dan sisanya akan ke Sense Club.

“Akan kita bagi 2 tim, satu ke Exotic dan satunya ke Sense Club,” ujarnya.

Ternyata tak hanya Satpol PP perempuan saja yang diturunkan untuk menutup kedua tempat hiburan tersebut. Sandi menuturkan, Pemprov juga menerjunkan penyidik Pejabat Pegawai Negeri Sipil (PPNS) DKI untuk memantau jalannya eksekusi.

Enggak hanya tugas Satpol PP, kami juga menugaskan penyidik PPNS lengkap dengan tanda pengenalnya,” sambutnya.

Sandi menuturkan sebelumnya para Satpol PP perempuan ini sebelumnya telah melaksanakan tugasmya dengan baik. Dia pun mengapresiasi mereka dalam menjalankan tugas. Dia berharap penutupan sekaligus pemasangan spanduk dan stiker ini di dua diskotik tersebut.

“Mereka melaksanakan tugas ini kami mengapresiasi mereka. Menjalankan tugas dengan baik dan sekarang dapat tiga selebihnya besar lagi sekaligus,” jelasnya.

Selain itu dia meminta kepada Kepala Satpol PP Yani Wahyu supaya terus memberikan laporan lebih lanjut bahwa pasukannya menjalankan tugas dengan baik.

“Pak Yani saya harapkan dan hubungi saya, laporkan mereka bertugas untuk memastikan memasang stiker dan spanduk penutupan kegiatan usaha di kedua lokasi tersebut,” paparnya.

Dari pantauan Cendana News di lokasi terlihat pasukan Satpol PP membawa dua buah spanduk yang tertuliskan penutupan dua diskotik itu. Dari ke dua spanduk tersebut, berisikan “menutup dan melarang kegiatan usaha” lengkap dengan peraturan gubernur.

Mantan pengusaha ini berharap dengan mengirimkan Satpol PP perempuan ini bisa memberikan citra Satpol PP tegas, bermatabat dan mengembalikam ketentraman serta ketertiban.

“Mudah-mudahan bisa memberikan citra kalau satpol PP kita tegas, bermartabat, sopan, dan mengerjakannya dengan ramah, santun, dan mengembalikan ketenteraman serta ketertiban di masyarakat,” tutupnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.