banner lebaran

Pemprov DKI Masih Berhitung Soal Pelepasan Saham PT Delta Djakarta Tbk

Editor: Koko Triarko

237
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno akan melepaskan saham di PT Delta Djakarta Tbk, di Koja, Jakarta Utara, Selasa (17/4/2018). –Foto: Lina Fitria

JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI, berencana melepaskan saham di PT Delta Djakarta Tbk. Namun, pelepasan tersebut tak kunjung terwujud. Pasalnya, saat ini pihaknya masih berhitung soal proses pelepasan saham tersebut. 

“Kita lagi hitung bagaimana prosesnya ini lebih transparan ke depan dengan good governance,” ucap Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno, di Koja, Jakarta Utara, Selasa (17/4/2018).

Namun saat ditanya apakah Pemprov akan melepaskan atau mempertahankam saham bir tersebut, Sandi menegaskan berdasarkan intruksi dari Gubernur DKI Anies Baswedan saat investasi harus mendatangkan kemaslahatan untuk masyarakat. Sebab, itu adalah salah satu janji kampanye dalam pilkada DKI Jakarta tahun lalu.

“Perintah dari Pak Anies sudah jelas. Bahwa, kita ingin investasi yang dirasakan oleh hidup orang banyak dan untuk kemaslahatan masyarakat” tuturnya.

Saat ini, kata Sandiaga, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah melakukan koordinaai dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJKl untuk membicarakan soal pelepasan sahamnya di perusahaan bir PT Delta Djakarta Tbk. Selain itu, Pemprov akan melakukan koordinasi dengan mitranya yang berasal dari Filipina.

“Tapi, kami harus terus juga berkomunikasi dengan OJK, dengan BI, juga dengan mitra kami, yaitu San Miegel dari Filipina untuk memastikan, bahwa semua yang kita lakukan ini terkoordinasi dan terkonsolidasi dengan lebih baik,” ungkapnya.

Mantan penguasaha ini mengatakan, pelepasan saham milik Pemprov DKI Jakarta di perusahaan bir tersebut, sudah masuk tahap pendalaman. Dia menginginkan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bisa melihat dampak perekonomian sekaligus kejuangan yang strateginya sudah menyampaikan proposal.

“Kajiannya sudah masuk ke tahap pendalaman dan kita ingin teman-teman di BP BUMD juga di perekonomian dan keuangan melihat dampaknya dan sudah ada beauty contest dan sudah ada beberapa penasehat keuangan dan penasehat strategi yang sudah menyampaikan proposalnya,” tutupnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI, Anies Rasyid Baswedan, menegaskan tidak akan berpikir dua kali dalam melepas saham di PT Delta Djakarta. Dia tak akan mengingkari janji yang pernah terucap saat kampanye pilkada lalu.

Menurut Anies, ibu kota tidak membutuhkan investasi yang dananya berasal dari sumber haram. Lebih baik Jakarta berinvestasi untuk pemanfaatan air bersih.

“Jakarta itu jauh lebih membutuhkan berinvestasi air bersih daripada air keras. Itu pasti,” tegas Anies, di Jakarta Pusat.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.